Materi Ajar Bahasa Indonesia & Matematika
Nama Guru : Amelia Anggraini, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Matematika
Hari/ Tanggal : Selasa / 28 Juli 2026
Kelas : Kelas 2 Abu Hurairah
Bab/Materi Ajar :
Bab 1/ Mengenal perasaan
Bab 1/ Bilangan Cacah sampai dengan 50
TP / Kriteria Pembelajaran :
Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
Menghitung dan membaca banyak benda sampai dengan 50 dengan tepat.
Bahasa Indonesia
Pembukaan Pembelajaran
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh! 👋
Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kesayangan Ibu Guru! Sebelum belajar hari ini, yuk berdoa dulu bersama-sama.
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِي فَهْمًا
"Rabbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa"
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah ilmu kepadaku dan berilah aku pemahaman yang baik." Aamiin. 🤲
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-'Alaq ayat 4, bahwa Allah mengajarkan manusia menulis dengan pena. Karena itu, kita perlu belajar menulis dengan baik dan benar, termasuk menggunakan huruf kapital pada tempatnya. Yuk, hari ini kita belajar menjadi anak sholih dan sholihah yang teliti dan rapi dalam menulis. 🌟
Yuk, sekarang kita mulai belajar! 🎉
Perhatikan Dua Kalimat Ini
Coba perhatikan, kalimat sebelah kanan terlihat lebih rapi dan benar, bukan? Itu karena ada huruf kapital (huruf besar) yang digunakan pada tempat yang tepat. Yuk, kita pelajari kapan huruf kapital digunakan!
Kapan Huruf Kapital Digunakan?
Yuk, Coba Sendiri!
Perbaiki penulisan kalimat berikut dengan huruf kapital yang tepat: "siti bermain di rumah nenek."
Tuliskan namamu sendiri dengan huruf kapital yang benar pada huruf pertamanya!
Manakah penulisan kalimat yang sudah menggunakan huruf kapital dengan tepat?
Tuliskan nama kota tempat tinggalmu dengan huruf kapital yang benar pada huruf pertamanya!
Lengkapi kalimat berikut dengan huruf kapital yang tepat di awal kata yang bergaris bawah: "___eni membeli buku di toko ___urniawan."
📌 Kesimpulan
- Huruf kapital digunakan pada tiga tempat utama: awal kalimat, nama orang, dan nama tempat.
- Menggunakan huruf kapital dengan tepat membuat tulisan kita lebih rapi dan mudah dibaca.
- Sebelum menulis, biasakan untuk memeriksa kembali apakah huruf kapital sudah digunakan pada tempat yang benar.
- Semakin sering berlatih, semakin terbiasa kita menulis kalimat dengan huruf kapital yang tepat!
Matematika
llah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Maryam ayat 93–94, bahwa Allah telah menghitung jumlah seluruh makhluk-Nya dengan hitungan yang sangat teliti. Hari ini kita akan belajar mengelompokkan bilangan dengan teliti dan rapi, seperti seorang anak sholih dan sholihah yang tertib dalam belajar. 🌟
Yuk, sekarang kita mulai belajar! 🎉
Bagaimana Jika Kartu Ini Dikelompokkan?
Perhatikan kartu-kartu bilangan berikut ini. Bisakah kamu mengelompokkannya menjadi beberapa kelompok?
Ada banyak cara untuk mengelompokkan bilangan-bilangan di atas, misalnya berdasarkan banyak angkanya, besar-kecilnya, atau apakah bilangan itu genap atau ganjil. Yuk, kita pelajari satu per satu!
Empat Cara Mengelompokkan Bilangan
Bilangan satu angka dan dua angka — contoh: 8 adalah bilangan satu angka, sedangkan 27 adalah bilangan dua angka.
Bilangan kurang dari 25 dan lebih dari 25 — contoh: 12 termasuk kurang dari 25, sedangkan 33 termasuk lebih dari 25.
Bilangan genap dan ganjil — bilangan genap habis dibagi 2 (2, 4, 6, ...), bilangan ganjil tidak habis dibagi 2 (1, 3, 5, ...).
Kelompok puluhan — bilangan dikelompokkan menjadi 1–10, 11–20, 21–30, 31–40, dan 41–50.
Contoh: Mengelompokkan Bilangan Genap dan Ganjil 👫
Permainan "Sortir Bilangan"
Kartu-kartu bilangan akan diacak, lalu setiap murid berlomba mengelompokkan dan menempelkannya pada papan kelompok yang sesuai (misalnya papan "Genap" dan papan "Ganjil"). Siapa yang paling tepat dan cepat mengelompokkan kartunya? 🏆
Yuk, Coba Sendiri!
Kelompokkan bilangan berikut menjadi "satu angka" dan "dua angka": 5, 14, 9, 38
Kelompokkan bilangan berikut menjadi "kurang dari 25" dan "lebih dari 25": 18, 41, 22, 47
Manakah dari bilangan berikut yang termasuk bilangan genap: 16, 21, 30, 25?
Bilangan 34 termasuk ke dalam kelompok puluhan yang mana?
Menurutmu, mengapa bilangan 40 termasuk bilangan genap dan bukan bilangan ganjil? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri!
📌 Kesimpulan
- Bilangan dapat dikelompokkan berdasarkan berbagai aturan, seperti banyak angka, besar-kecil bilangan, genap-ganjil, atau kelompok puluhan.
- Bilangan genap adalah bilangan yang habis dibagi 2, sedangkan bilangan ganjil tidak habis dibagi 2.
- Mengelompokkan bilangan membantu kita memahami dan mengurutkan bilangan dengan lebih terstruktur dan rapi.
- Semakin sering berlatih mengelompokkan, semakin cepat dan tepat kita mengenali pola bilangan!