Selasa, 06 Oktober 2026

Materi Ajar Pendidikan Pncasila

 

IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal        : Rabu / 7 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Menyebutkan Macam-Macam Aturan di Sekolah

Pertemuan             : 12


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

🏫 Menyebutkan Macam-Macam Aturan di Sekolah

Pendidikan Pancasila • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📋 Aturan Sekolah👨‍🏫 Guru & Teman✅ Kepatuhan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Pancasila – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mengenal dan menceritakan aturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Peserta didik mampu menyebutkan macam-macam aturan di sekolah serta menceritakan contoh sikap mematuhi dan tidak mematuhi aturan tersebut sebagai wujud tanggung jawab dan kepatuhan terhadap norma yang berlaku di lingkungan sekolah, dengan bimbingan guru.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat menyebutkan macam-macam aturan di sekolah.
🏫MEANINGFUL
Melalui pengamatan kegiatan sehari-hari di sekolah, peserta didik mampu mengaitkan aturan di sekolah dengan kegiatan yang biasa dilakukannya, seperti upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
💡MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat mematuhi aturan di sekolah bagi dirinya dan teman-temannya.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri, peserta didik mampu menyadari aturan-aturan yang sudah dan belum ia patuhi di sekolah.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap jujur saat menceritakan pengalamannya mematuhi atau melanggar aturan di sekolah.
😄JOYFUL
Melalui permainan dan diskusi kelompok bercerita tentang aturan di sekolah, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran merenung (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri untuk menyadari aturan yang sudah dan belum dipatuhi di sekolah.
3.2TP UMUM Peserta didik menyebutkan macam-macam aturan di sekolah. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan aturan di sekolah dengan kegiatan sehari-hari seperti upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat mematuhi aturan di sekolah bagi diri dan teman-temannya.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap jujur saat menceritakan pengalamannya mematuhi atau melanggar aturan di sekolah.
3.6JOYFUL Peserta didik bercerita tentang aturan di sekolah melalui permainan/diskusi kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis Value Clarification Technique (VCT) untuk penanaman nilai, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
📖Storytelling – guru bercerita tentang berbagai aturan di sekolah sebagai bahan refleksi siswa.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa mendiskusikan macam-macam aturan di sekolah.
🌳Permainan "Pohon Norma" – siswa menempelkan kartu aturan sesuai kelompok kegiatan sekolah (kehadiran, berpakaian, kelas, istirahat, piket).
🧑‍🏫Value Clarification Technique (VCT) – siswa diajak mengklarifikasi manfaat aturan melalui pertanyaan reflektif.
📝Penugasan – siswa menuliskan/menceritakan aturan yang berlaku di sekolahnya.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan sekolah sebagai tempat kedua kita belajar setelah rumah, tempat kita belajar ilmu dan kedisiplinan bersama banyak teman.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa guru-guru yang mengajarkan ilmu dan membuat aturan demi kebaikan bersama di sekolah.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur seluruh alam semesta dengan tertib, tidak ada yang bertabrakan atau kacau, mengajarkan kita pentingnya aturan di sekolah.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan sekolah sebagai tempat kita belajar bersama banyak teman. Allah Ar-Razzaq memberi kita guru yang membuat aturan demi kebaikan bersama. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan tertib, hari ini kita akan belajar menyebutkan macam-macam aturan yang ada di sekolah kita.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan sekolah sebagai tempat kita belajar bersama banyak teman. Menurutmu, mengapa di sekolah kita memerlukan aturan yang sama untuk semua siswa?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita guru yang membuat aturan di sekolah. Menurutmu, mengapa guru membuat aturan seperti memakai seragam dan masuk tepat waktu?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan tertib, tidak ada yang bertabrakan atau kacau. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika di sekolah tidak ada aturan sama sekali?
6Yuk, Ingat Lagi! (Macam-Macam Aturan di Rumah)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Bangun pagi tepat waktu termasuk aturan di rumah.B / S
2.Merapikan mainan setelah bermain bukan termasuk aturan di rumah.B / S
3.Berdoa sebelum dan sesudah makan termasuk aturan makan di rumah.B / S
4.Aturan di rumah tidak perlu dipatuhi karena tidak penting.B / S
5.Mengerjakan PR sebelum bermain termasuk aturan belajar di rumah.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (merapikan mainan termasuk aturan di rumah)   3. Benar   4. Salah (aturan di rumah tetap penting dipatuhi)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Macam-Macam Aturan di Sekolah

🏫 Apa itu Aturan di Sekolah?

Aturan di sekolah adalah pedoman atau tata tertib yang dibuat oleh guru dan kepala sekolah agar kegiatan belajar di sekolah menjadi tertib, aman, dan nyaman bagi semua warga sekolah.

⏰
Aturan Kehadiran
Datang ke sekolah tepat waktu dan mengikuti upacara bendera dengan tertib.
👕
Aturan Berpakaian
Memakai seragam sekolah lengkap dan rapi sesuai jadwal yang ditentukan.
📚
Aturan di Kelas
Mendengarkan guru saat menjelaskan, tidak gaduh, dan mengangkat tangan sebelum bertanya.
🧃
Aturan Istirahat
Jajan dengan tertib, bermain dengan aman, dan kembali ke kelas tepat waktu.
🧹
Aturan Piket
Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal dan menjaga kebersihan kelas.
🙏
Aturan Sopan Santun
Menghormati guru, teman, dan seluruh warga sekolah.
Contoh sehari-hari: Setiap pagi Rani datang ke sekolah tepat waktu dengan seragam rapi, mengikuti upacara bendera, lalu mendengarkan penjelasan guru di kelas dengan tenang. Saat istirahat, ia jajan dan bermain dengan tertib, lalu kembali ke kelas sebelum bel berbunyi. Ketika gilirannya piket, Rani membersihkan kelas sesuai jadwal.
🏫 ⏰ 👕 📚 🧹
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Aturan di sekolah biasanya dibuat oleh ....

A. guru dan kepala sekolah

B. tetangga

C. teman bermain

D. tidak ada yang membuat

MUDAH

2. Memakai seragam sekolah dengan rapi termasuk aturan tentang ....

A. piket

B. berpakaian

C. istirahat

D. bermain

MUDAH

3. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin termasuk aturan ....

A. piket

B. berpakaian

C. kehadiran

D. istirahat

SEDANG

4. Mendengarkan guru dengan tenang saat menjelaskan pelajaran termasuk aturan dalam kegiatan ....

A. istirahat

B. piket

C. bermain

D. di kelas

SEDANG

5. Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal termasuk aturan tentang ....

A. kebersihan dan piket

B. berpakaian

C. kehadiran

D. bermain

SEDANG

6. Mengangkat tangan sebelum bertanya kepada guru adalah contoh aturan ....

A. istirahat

B. di kelas

C. berpakaian

D. piket

SEDANG

7. Salah satu manfaat mematuhi aturan di sekolah adalah ....

A. membuat suasana belajar menjadi kacau

B. membuat guru dan siswa saling bertengkar

C. membuat suasana belajar menjadi tertib dan nyaman

D. tidak ada manfaatnya

SUKAR

8. Rani selalu datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam lengkap, dan mengikuti upacara dengan tertib. Sikap Rani mencerminkan kepatuhan terhadap aturan tentang ....

A. piket

B. istirahat

C. bermain

D. kehadiran dan kedisiplinan

SUKAR

9. Saat jam istirahat, Dimas bermain dengan tertib dan kembali ke kelas tepat waktu sebelum bel masuk berbunyi. Sikap Dimas menunjukkan kepatuhan terhadap aturan ....

A. istirahat

B. berpakaian

C. piket

D. kehadiran

SUKAR

10. Ketika giliran piket tiba namun Sinta lupa membersihkan kelas, hal yang sebaiknya dilakukan Sinta adalah ....

A. mengulangi kelalaian tersebut di hari berikutnya

B. meminta maaf dan membiasakan diri melaksanakan piket sesuai jadwal

C. menyalahkan teman atas kelalaiannya

D. tidak perlu memperbaiki kebiasaan tersebut

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya aturan di sekolah.
  • Merenung dan mengamati kebiasaan diri sendiri melatih siswa menyadari aturan yang sudah dan belum dipatuhi di sekolah.
  • Bersikap jujur saat bercerita tentang pengalaman mematuhi atau melanggar aturan melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Macam-macam aturan dikaitkan dengan kegiatan nyata sehari-hari siswa di sekolah: upacara, belajar di kelas, istirahat, dan piket.
  • Manfaat mematuhi aturan dikaitkan dengan suasana belajar yang tertib dan nyaman bagi diri dan teman-teman.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan permainan "Pohon Norma" membuat siswa lebih mudah mengingat macam-macam aturan dengan cara yang menyenangkan.
  • Diskusi kelompok bercerita tentang aturan di sekolah membuat siswa antusias dan percaya diri berbagi pengalaman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang macam-macam aturan di sekolah, yaitu aturan kehadiran, berpakaian, di kelas, istirahat, piket, dan sopan santun. Semua aturan itu dibuat untuk kebaikan bersama agar kegiatan belajar menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan tertib, mari kita membiasakan diri mematuhi aturan di sekolah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah dan penghormatan kepada guru serta teman-teman. 🌟

Senin, 05 Oktober 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Selasa  / 06 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Pertemuan             : 23


📖✏️🌈

Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD • Fase A

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menulis teks sederhana berupa kalimat dan cerita pendek tentang peristiwa di sekitarnya. Tulisan disusun runtut, menggunakan kosakata, huruf, dan tanda baca yang tepat.

⭐ Tujuan Pembelajaran (TP)

TP Umum: Peserta didik mampu menuliskan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.

PendekatanTujuan Pembelajaran
🧘 MindfulMurid fokus, tenang, dan sadar saat menarik napas, mengingat pengalaman, dan memilih kata untuk ceritanya.
💡 MeaningfulMurid memahami bahwa setiap kejadian punya awal, tengah, dan akhir, lalu menuliskan pengalamannya sendiri dengan urutan yang benar.
🎉 JoyfulMurid senang bercerita, menyusun kartu gambar, dan membacakan karyanya dengan percaya diri.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat menyebutkan tiga bagian cerita: awal, tengah, akhir.
  2. Murid dapat menjelaskan isi tiap bagian (pengenalan, masalah, penyelesaian).
  3. Murid dapat mengurutkan gambar dan kalimat menjadi cerita yang runtut.
  4. Murid dapat menulis bagian awal, tengah, dan akhir dari gambar seri.
  5. Murid dapat menulis cerita utuh dari pengalamannya dan membacakannya.

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Picture and Picture dipadukan dengan Project Based Learning sederhana (Cerita Berseri).

Metode: bercerita (storytelling), tanya jawab, diskusi berpasangan, menyusun kartu gambar, dan menulis mandiri.

🤲 Pembukaan: Kebesaran Allah

Mari berdoa dan bersyukur dahulu. Allah memiliki nama-nama yang indah:

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan kita, hari, dan semua kejadian.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi kita makanan, teman, dan pengalaman baik.
  • Al-Malik (Maha Merajai): Allah mengatur semua peristiwa dari awal sampai akhir.

Kaitannya dengan materi: Hidup kita seperti cerita. Allah memulai hari kita (awal), memberi kejadian yang kita jalani (tengah), dan menyelesaikannya dengan baik (akhir). Hari ini kita belajar menuliskan cerita sambil mensyukuri semua kejadian itu.

Pertanyaan mendalam:

  1. Allah Al-Khaliq menciptakan pagi dan malam. Bagaimana pagi sampai malam hari ini seperti sebuah cerita?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita rezeki. Kejadian menyenangkan apa yang kamu syukuri hari ini?
  3. Allah Al-Malik mengatur semua kejadian. Kalau ada kejadian sedih, apa yang bisa kamu pelajari dari akhir ceritanya?

✅ Pemanasan: Benar atau Salah?

Ulang materi minggu lalu: Imbuhan “di”. Tulis B (Benar) atau S (Salah).

1. Kata “dimakan” ditulis serangkai karena “di-” adalah imbuhan.
2. Kata “di sekolah” ditulis serangkai: “disekolah”.
3. “Adik dibelikan baju oleh Ibu.” adalah kalimat dengan imbuhan “di”.
4. Kata “dibaca” artinya sama dengan “membaca” (kita yang membaca).
5. Kalimat “Buku ditaruh di meja.” penulisan “di”-nya sudah benar.
Lihat kunci jawaban

🎬 Video Pembelajaran

Tontonlah video berikut dengan tenang dan perhatikan bagian awal, tengah, dan akhirnya.

▶ Tonton di YouTube

Tautan mengarah ke hasil pencarian sesuai judul materi. Bapak/Ibu guru dapat mengganti dengan satu tautan video pilihan.

📚 Penjelasan Materi

Apa itu cerita?

Cerita adalah tulisan tentang kejadian yang dialami tokoh. Cerita yang baik tersusun urut dalam tiga bagian.

🌅⚡😊AWALSiapa? Di mana?Kapan?TENGAHAda kejadianatau masalahAKHIRMasalah selesaidan pelajaran➜➜

BagianIsinyaKata penanda
AwalMengenalkan tokoh, tempat, dan waktu.Pada suatu hari, Suatu pagi
TengahKejadian atau masalah yang dialami tokoh.Tiba-tiba, Lalu, Kemudian
AkhirMasalah selesai, perasaan tokoh, pelajaran.Akhirnya, Sejak itu

Contoh cerita: “Kucing Mimi dan Bola”

🌅 Awal: Pada suatu pagi, Rina bermain bola di halaman rumah bersama kucingnya, Mimi.

⚡ Tengah: Tiba-tiba bola menggelinding ke kolong lemari. Rina tidak bisa mengambilnya. Ia sedih.

😊 Akhir: Mimi masuk ke kolong dan mendorong bola keluar. Akhirnya Rina senang dan berterima kasih kepada Mimi.

Langkah menulis cerita

  1. Tarik napas dan ingat satu kejadian yang berkesan.
  2. Tentukan tokoh, tempat, dan waktu (bagian awal).
  3. Pikirkan kejadian atau masalahnya (bagian tengah).
  4. Tuliskan penyelesaiannya (bagian akhir).
  5. Periksa huruf besar, titik, dan penulisan “di”. Beri judul.
💡 Ingat: Tulis dengan urutan yang benar. Awal dulu, lalu tengah, baru akhir. Jangan lompat-lompat!

📝 Latihan: 10 Soal Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Mudah
Bagian cerita yang mengenalkan tokoh disebut bagian ....
  1. akhir
  2. awal
  3. tengah
  4. judul
2. Mudah
Urutan bagian cerita yang benar adalah ....
  1. akhir – awal – tengah
  2. tengah – awal – akhir
  3. awal – akhir – tengah
  4. awal – tengah – akhir
3. Mudah
“Pada suatu hari, Doni pergi ke taman.” Kalimat ini termasuk bagian ....
  1. awal
  2. tengah
  3. akhir
  4. judul
4. Sedang
Masalah dalam cerita biasanya muncul di bagian ....
  1. awal
  2. akhir
  3. tengah
  4. judul
5. Sedang
Kata yang cocok untuk memulai kalimat di bagian akhir cerita adalah ....
  1. Akhirnya
  2. Suatu hari
  3. Tiba-tiba
  4. Pada pagi hari
6. Sedang
“Tiba-tiba hujan turun dengan deras.” Kalimat ini paling cocok berada di bagian ....
  1. awal
  2. tengah
  3. akhir
  4. judul
7. Sedang
Susunlah kalimat berikut menjadi cerita yang runtut!
(1) Budi senang bisa bermain lagi.
(2) Layang-layang Budi tersangkut di pohon.
(3) Budi bermain layang-layang di lapangan.
(4) Ayah membantu mengambil layang-layang itu.
  1. 1 – 2 – 3 – 4
  2. 2 – 3 – 4 – 1
  3. 3 – 4 – 2 – 1
  4. 3 – 2 – 4 – 1
8. Sukar
“Mina menangis karena bonekanya hilang. Ia mencarinya ke mana-mana.” Dua kalimat ini termasuk bagian ....
  1. awal, karena mengenalkan tokoh
  2. akhir, karena masalah selesai
  3. tengah, karena ada masalah
  4. judul cerita
9. Sukar
Awal cerita: Sinta menumpahkan air di lantai kelas. Akhir cerita yang paling cocok adalah ....
  1. Sinta mengambil lap, membersihkan lantai, lalu meminta maaf.
  2. Sinta pergi bermain ke halaman.
  3. Sinta pulang ke rumah lebih awal.
  4. Sinta makan bekal di kelas.
10. Sukar
Manakah yang bukan isi bagian awal cerita?
  1. Menyebutkan nama tokoh
  2. Menyebutkan tempat kejadian
  3. Masalah sudah terselesaikan
  4. Menyebutkan waktu kejadian

🔑 Kunci Jawaban

1. B • 2. D • 3. A • 4. C • 5. A • 6. B • 7. D • 8. C • 9. A • 10. C

🌟 Pembelajaran Mendalam: Mindful, Meaningful, Joyful

Langkah PembelajaranBagian
Berdoa, bersyukur, dan menarik napas dalam sebelum belajar🧘 Mindful
Merenungkan pertanyaan mendalam tentang Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-Malik🧘 Mindful & 💡 Meaningful
Menjawab soal benar/salah dengan tenang dan teliti🧘 Mindful
Menonton video dan menjelaskan ulang isinya🎉 Joyful
Memahami awal, tengah, akhir dari contoh cerita dan kejadian sehari-hari💡 Meaningful
Menyusun kartu gambar bersama teman🎉 Joyful
Menulis cerita dari pengalaman sendiri💡 Meaningful
Membacakan cerita di depan kelas dan mendapat tepuk tangan🎉 Joyful
Mengerjakan 10 soal dan refleksi “apa yang kupelajari hari ini?”🧘 Mindful & 💡 Meaningful

🏁 Kesimpulan

  • Cerita yang baik terdiri dari awal, tengah, dan akhir.
  • Awal mengenalkan tokoh, tempat, dan waktu. Tengah berisi kejadian atau masalah. Akhir berisi penyelesaian.
  • Gunakan kata penanda seperti pada suatu hari, tiba-tiba, dan akhirnya.
  • Setiap hari kita punya cerita. Mari bersyukur kepada Allah dan menuliskannya dengan runtut! 🌈

Refleksi: Sebagian besar murid kelas 2 abu hurairah sudah memahami pola kalimat.