Kamis, 03 September 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat / 3 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Kalimat S-P-O

Pertemuan             : 13


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📰 Kalimat Berita (Kalimat S-P-O)

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📝 Kalimat Berita🔤 Subjek-Predikat-Objek💬 Penggunaan Sehari-hari
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Menulis & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menulis dan menyampaikan kalimat berita (kalimat pernyataan) dengan struktur Subjek-Predikat-Objek (S-P-O) yang tepat untuk menyampaikan informasi atau fakta. Peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O dalam komunikasi lisan maupun tulisan sehari-hari sesuai konteks dan tujuannya.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami penggunaan kalimat S-P-O.
💬MEANINGFUL
Melalui pengamatan kejadian sehari-hari, peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O untuk menceritakan kejadian di rumah dan sekolah dengan tepat.
📢MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi kalimat berita S-P-O sebagai cara menyampaikan informasi secara jelas kepada orang lain.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati kalimat dengan saksama, peserta didik mampu mengidentifikasi Subjek, Predikat, dan Objek dalam kalimat dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kembali penggunaan struktur S-P-O pada kalimat yang dibuatnya agar tersusun dengan benar.
😄JOYFUL
Melalui permainan kartu kata atau kuis kelompok, peserta didik mampu menggunakan kalimat S-P-O dengan gembira dan penuh semangat.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman penggunaan (TP umum), pemaknaan dalam komunikasi (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati contoh-contoh kalimat dengan saksama untuk mengidentifikasi bagian Subjek, Predikat, dan Objek.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami penggunaan kalimat S-P-O. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan fungsi kalimat berita S-P-O sebagai cara menyampaikan informasi secara jelas.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menggunakan kalimat S-P-O untuk menceritakan kejadian sehari-hari di rumah dan sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali penggunaan struktur S-P-O pada kalimat yang dibuatnya.
3.6JOYFUL Peserta didik menggunakan kalimat S-P-O melalui permainan kartu kata/kuis kelompok dengan gembira.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis komunikatif dan kontekstual, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara penggunaan pola S-P-O melalui contoh kalimat yang diamati.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan kalimat S-P-O dalam bercerita sehari-hari.
💬Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa mendiskusikan penggunaan S-P-O yang tepat dan yang keliru.
🎲Permainan Kartu Kata – siswa menyusun kartu kata acak menjadi kalimat S-P-O yang benar untuk mendukung unsur joyful.
📝Penugasan – latihan menggunakan kalimat S-P-O secara mandiri berdasarkan kejadian sehari-hari.



5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan dan akal pada diri kita agar kita mampu menyusun kalimat yang jelas untuk berkomunikasi dengan orang lain.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa ilmu, dan ilmu itu dapat kita bagikan kepada orang lain dengan kalimat yang benar dan mudah dipahami.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat dan bermanfaat, termasuk aturan menyusun kalimat agar pesan yang kita sampaikan bisa dipahami dengan baik.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan akal kita agar mampu menyusun kalimat yang jelas. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa ilmu yang bisa kita bagikan melalui kalimat yang benar. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan kalimat S-P-O dengan benar agar informasi yang kita sampaikan mudah dipahami orang lain.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan akal kita untuk menyusun kalimat yang jelas. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita menyampaikan informasi dengan kalimat yang tidak tersusun rapi?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki berupa ilmu yang bisa kita bagikan. Bagaimana perasaanmu ketika kamu berhasil menjelaskan sesuatu kepada temanmu dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat. Mengapa penting bagi kita untuk selalu memeriksa kembali susunan S-P-O sebelum menyampaikan sebuah kalimat?
6Yuk, Ingat Lagi! (Kalimat Tanya)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Kata tanya "berapa" digunakan untuk menanyakan jumlah atau harga.B / S
2.Kalimat tanya diakhiri dengan tanda titik (.).B / S
3.Kata tanya "bagaimana" digunakan untuk menanyakan cara atau keadaan.B / S
4.Kata tanya "di mana" digunakan untuk menanyakan waktu.B / S
5.Kalimat tanya bisa dijawab dengan kalimat berita.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (diakhiri tanda tanya)   3. Benar   4. Salah ("di mana" untuk tempat)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Menggunakan Kalimat S-P-O

📰 A. Mengingat Kembali Kalimat S-P-O

Kalimat berita adalah kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta, diakhiri tanda titik (.), dan tersusun atas Subjek (S), Predikat (P), dan Objek (O).

SUBJEKKakak
PREDIKATmenanam
OBJEKbunga

💬 B. Cara Menggunakan Kalimat S-P-O dengan Tepat

Agar kalimat berita mudah dipahami, susunan S-P-O harus berurutan dan tidak boleh dibolak-balik sembarangan.

✅ BENARAyah mencuci motor.
❌ SALAHMencuci motor ayah.
Contoh sehari-hari: Saat kamu ingin menceritakan bahwa kamu melihat kakakmu menyapu halaman, gunakan kalimat: "Kakak menyapu halaman." bukan "Menyapu halaman kakak." agar mudah dipahami pendengarnya.

✍️ C. Langkah Menggunakan Kalimat S-P-O

1Amati kejadian yang ingin kamu ceritakan (siapa melakukan apa, kepada apa/siapa).
2Tentukan Subjek (pelaku), Predikat (kegiatan), dan Objek (yang dikenai kegiatan).
3Susun kata-kata tersebut secara berurutan S-P-O.
4Periksa kembali susunannya, gunakan huruf kapital di awal, dan akhiri dengan tanda titik (.).
📰 🗣️ ✏️ 🏡 🌻
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Kalimat berita digunakan untuk ....

A. menyampaikan informasi

B. bertanya

C. memerintah

D. berseru kaget

MUDAH

2. Susunan yang benar dalam kalimat S-P-O adalah ....

A. Objek-Predikat-Subjek

B. Subjek-Predikat-Objek

C. Predikat-Objek-Subjek

D. Objek-Subjek-Predikat

MUDAH

3. Kalimat "Rani menyiram bunga" memiliki subjek ....

A. menyiram

B. bunga

C. Rani

D. tidak ada

SEDANG

4. Kalimat yang tepat digunakan untuk menceritakan bahwa kamu melihat ayah mencuci motor adalah ....

A. Mencuci motor ayah.

B. Motor mencuci ayah.

C. Ayah motor mencuci.

D. Ayah mencuci motor.

SEDANG

5. Perhatikan kata-kata berikut: "menendang - Doni - bola". Susunan kalimat S-P-O yang tepat adalah ....

A. Doni menendang bola.

B. Menendang Doni bola.

C. Bola menendang Doni.

D. Doni bola menendang.

SEDANG

6. Kalimat "Nenek merajut syal" jika ditambahkan keterangan waktu yang tepat menjadi ....

A. Kemarin sore nenek syal merajut.

B. Nenek merajut syal kemarin sore.

C. Merajut nenek syal kemarin sore.

D. Syal nenek merajut kemarin sore.

SEDANG

7. Kalimat berikut yang PALING tepat menggunakan struktur S-P-O adalah ....

A. Membaca Sinta komik baru.

B. Sinta komik membaca baru.

C. Sinta membaca komik baru.

D. Komik baru Sinta membaca.

SUKAR

8. Andi ingin menceritakan bahwa kakaknya sedang menanam bunga mawar di kebun. Kalimat berita dengan struktur S-P-O yang paling tepat dan lengkap adalah ....

A. Menanam bunga mawar kakak di kebun.

B. Bunga mawar menanam kakak di kebun.

C. Di kebun kakak bunga mawar menanam.

D. Kakak menanam bunga mawar di kebun.

SUKAR

9. Perhatikan kalimat: "Pak Tani memanen padi di sawah setiap musim panen." Manakah bagian yang merupakan predikat?

A. memanen

B. Pak Tani

C. padi

D. di sawah

SUKAR

10. Manakah kalimat berikut yang TIDAK menggunakan struktur S-P-O dengan benar?

A. Ibu memasak sayur.

B. Bermain bola adik lapangan.

C. Kakak membaca majalah.

D. Adik minum susu.

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan pentingnya menyusun kalimat dengan benar.
  • Mengamati contoh kalimat benar dan salah dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam menggunakan struktur S-P-O.
  • Memeriksa kembali susunan kalimat sebelum menyampaikannya melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Penggunaan kalimat S-P-O dikaitkan dengan kebiasaan siswa menceritakan kejadian sehari-hari kepada orang tua dan guru.
  • Contoh kalimat diambil dari aktivitas nyata: mencuci motor, menyiram bunga, membaca komik, dan memanen padi.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami penggunaan S-P-O.
  • Permainan kartu kata dan kuis kelompok membuat siswa antusias berlatih bersama teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar menggunakan kalimat S-P-O dengan benar agar informasi yang kita sampaikan mudah dipahami orang lain. Susunan Subjek-Predikat-Objek harus berurutan, tidak boleh dibolak-balik sembarangan, dan diakhiri tanda titik (.). Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan susunan yang tepat, mari kita gunakan kalimat S-P-O dengan rapi setiap kali menyampaikan informasi kepada orang lain. 🌟

Rabu, 02 September 2026

materi ajar Seni Rupa

 Identitas

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Kamis / 3 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 7


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟
Refleksi: dari 28 murid yang hadir hari ini, sebagian besar murid sudah mulai memahami macam2 penggaris dan fungsinya.