Minggu, 13 September 2026

Kisi-Kisi Materi Sumatif Harian 2

 

IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin  / 14 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Sumatif Harian 2 Matematika

                                  


➕➖🧮

Rangkuman Materi & Soal Sumatif

Matematika Kelas 2 SD

Bab 2: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 50

Halo anak-anak hebat! 👋 Yuk kita rangkum kembali semua yang sudah kita pelajari tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 50. Setelah membaca rangkuman ini, coba kerjakan 20 soal sumatif di bagian bawah untuk menguji pemahamanmu ya!

🎯 CP, TP, dan ATP

🧭Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen Aljabar — Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah, termasuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang sederhana.

🎯Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui pembelajaran Bab 2 ini, murid diharapkan mampu:

  • Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 50.
  • Menunjukkan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam kalimat matematika terkait penjumlahan dan pengurangan.
  • Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

🗺️Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Murid dapat, secara bertahap:

  1. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah tanpa menyimpan.
  2. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dengan menyimpan.
  3. Memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret.
  4. Melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dan teknik meminjam.
  5. Membaca dan memahami soal cerita penjumlahan sederhana serta menentukan kalimat matematikanya.
  6. Menghitung hasil pengurangan melalui konteks cerita sehari-hari.
✦ ✦ ✦

📚 Rangkuman Materi

1️⃣Penjumlahan Susun ke Bawah (Tanpa Menyimpan)

Bilangan disusun sesuai nilai tempatnya (satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan), lalu dijumlahkan mulai dari satuan.

23 + 14 ----- 37

2️⃣Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan

Jika hasil penjumlahan satuan bernilai 10 atau lebih, tulis angka satuannya lalu simpan 1 ke kolom puluhan.

37 + 28 ----- 65

7+8=15 → tulis 5, simpan 1 ke puluhan (3+2+1=6)

3️⃣Pengurangan: Sisa dan Selisih

Sisa: jumlah benda dikurangi sebagian, sisanya berapa. Selisih: membandingkan dua jumlah, bedanya berapa.

15 – 6 = 9

4️⃣Pengurangan dengan Teknik Meminjam

Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari pengurangnya, pinjam 1 dari puluhan (satuan +10, puluhan −1).

52 - 27 ----- 25

5️⃣Soal Cerita Penjumlahan

Langkah: baca cerita → cari yang diketahui & ditanyakan → temukan kata kunci → tulis kalimat matematika → hitung → tulis kesimpulan.

ditambahdigabungsemuanyabertambah

6️⃣Soal Cerita Pengurangan

Sama seperti soal cerita penjumlahan, tetapi kata kuncinya menunjukkan pengurangan.

dikurangidiambilsisaberkurangselisih

💡 Tips Sukses Mengerjakan Soal

  • Selalu sejajarkan satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan.
  • Hitung kolom satuan lebih dulu, baru kolom puluhan.
  • Untuk soal cerita: garis bawahi angka dan kata kunci sebelum menghitung.
  • Periksa kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan!
✦ ✦ ✦

📝 20 Soal Sumatif

🔢 A. Penjumlahan Susun ke BawahSoal 1–5

  1. 24 + 15 = ...
  2. 36 + 22 = ...
  3. 27 + 18 = ... (gunakan teknik menyimpan)
  4. 45 + 39 = ... (gunakan teknik menyimpan)
  5. 19 + 16 = ...

➖ B. Pengurangan Susun ke BawahSoal 6–10

  1. 38 – 15 = ...
  2. 47 – 23 = ...
  3. 52 – 26 = ... (gunakan teknik meminjam)
  4. 60 – 34 = ... (gunakan teknik meminjam)
  5. 45 – 19 = ... (gunakan teknik meminjam)

🤔 C. Konsep Sisa dan SelisihSoal 11–13

  1. Dita memiliki 20 permen, lalu ia memakan 7 permen. Berapa sisa permen Dita?
  2. Tinggi badan Rani 118 cm dan tinggi badan Sinta 109 cm. Berapa selisih tinggi badan mereka?
  3. Ada 30 kelereng, diambil 12 untuk dimainkan. Berapa kelereng yang tersisa?

📖 D. Soal Cerita PenjumlahanSoal 14–16

  1. Andi memiliki 26 kelereng. Ayahnya memberi 17 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng Andi sekarang? Tuliskan kalimat matematikanya lalu hitung.
  2. Di kebun ada 18 pohon mangga dan 24 pohon jambu. Berapa jumlah pohon semuanya?
  3. Bu Ani membeli 32 butir telur, lalu membeli lagi 19 butir. Berapa telur Bu Ani sekarang?

📕 E. Soal Cerita PenguranganSoal 17–19

  1. Toko mainan memiliki 48 boneka. Sebanyak 25 boneka telah terjual. Berapa boneka yang tersisa?
  2. Rina mempunyai 50 lembar kertas origami. Ia menggunakan 28 lembar untuk membuat kerajinan. Berapa sisa kertas Rina?
  3. Pak Tono memiliki 44 ekor bebek. Ia menjual 26 ekor. Berapa bebek Pak Tono yang tersisa? Tuliskan diketahui, ditanyakan, kalimat matematika, penghitungan, dan kesimpulan.

🌟 F. Soal Cerita Campuran (Tantangan)Soal 20

  1. Bu Sari memiliki 40 kue di tokonya. Terjual 18 kue di pagi hari. Sore harinya, ia membuat lagi 12 kue. Berapa banyak kue Bu Sari sekarang? Tunjukkan langkah penyelesaianmu secara lengkap.
✦ ✦ ✦

🔑 Kunci Jawaban

Klik untuk melihat Kunci Jawaban A & B (Susun ke Bawah)
  1. 24 + 15 = 39
  2. 36 + 22 = 58
  3. 27 + 18 = 45 (satuan 7+8=15, tulis 5 simpan 1; puluhan 2+1+1=4)
  4. 45 + 39 = 84 (satuan 5+9=14, tulis 4 simpan 1; puluhan 4+3+1=8)
  5. 19 + 16 = 35
  6. 38 – 15 = 23
  7. 47 – 23 = 24
  8. 52 – 26 = 26 (satuan 2<6, pinjam: 12-6=6; puluhan 4-2=2)
  9. 60 – 34 = 26 (satuan 0<4, pinjam: 10-4=6; puluhan 5-3=2)
  10. 45 – 19 = 26 (satuan 5<9, pinjam: 15-9=6; puluhan 3-1=2)
Klik untuk melihat Kunci Jawaban C (Sisa dan Selisih)
  1. 20 – 7 = 13 sisa permen
  2. 118 – 109 = 9 cm selisih tinggi badan
  3. 30 – 12 = 18 kelereng tersisa
Klik untuk melihat Kunci Jawaban D (Cerita Penjumlahan)
  1. 26 + 17 = 43 kelereng
  2. 18 + 24 = 42 pohon
  3. 32 + 19 = 51 butir telur
Klik untuk melihat Kunci Jawaban E (Cerita Pengurangan)
  1. 48 – 25 = 23 boneka tersisa
  2. 50 – 28 = 22 lembar kertas tersisa
  3. Diketahui: 44 bebek, terjual 26. Ditanyakan: sisa bebek. Kalimat matematika: 44 – 26. Hitung: 44 – 26 = 18. Kesimpulan: bebek Pak Tono tersisa 18 ekor.
Klik untuk melihat Kunci Jawaban F (Tantangan)

Langkah 1: 40 – 18 = 22 kue (setelah terjual pagi hari).
Langkah 2: 22 + 12 = 34 kue.
Kesimpulan: kue Bu Sari sekarang ada 34 buah.


Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        :    Jum.at  / 11 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Menceritakan Sebuah informasi sesuai grafik,

Pertemuan             : 14


📘 Bahasa Indonesia • Kelas 2 SD • Fase A

Menceritakan Suatu Informasi Sesuai dengan Grafik

Belajar membaca grafik gambar dan menceritakan informasinya dengan seru dan percaya diri 📊✨

🎯Capaian Pembelajaran (CP)

Mengacu pada Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A (Kelas 1–2) sesuai kerangka Kurikulum Merdeka pembaruan 2026, elemen Membaca dan Memirsa serta Berbicara dan Mempresentasikan:

Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan atau pesan sederhana tentang kehidupan sehari-hari yang disajikan dalam bentuk visual seperti gambar, tabel, dan grafik sederhana. Peserta didik juga mampu menceritakan kembali informasi tersebut secara lisan dengan santun, menggunakan kosakata yang dikuasainya secara kreatif dan percaya diri.

🌟Tujuan Pembelajaran (TP)

*Tujuan pembelajaran lengkap terlampir di RPP. Berikut rincian pelaksanaannya dalam kegiatan belajar, dikategorikan Mindful, Meaningful, dan Joyful.

TP 1 — Melalui mengamati grafik gambar (piktogram) dan video pembelajaran, peserta didik dapat membaca dan menentukan informasi (jumlah dan perbandingan) yang terdapat pada grafik dengan tepat.
🧘 Mengamati grafik gambar dengan tenang sambil menghitung simbol satu per satu Mindful
🎬 Menonton video pembelajaran tentang tabel dan grafik sederhana Joyful
🧮 Bermain "tebak jumlah" menghitung simbol pada grafik berkelompok Joyful Meaningful
TP 2 — Melalui kegiatan diskusi dan presentasi, peserta didik dapat menceritakan informasi yang terdapat pada grafik secara lisan dengan kalimat sederhana dan percaya diri.
🤝 Berdiskusi kelompok mengaitkan grafik dengan pengalaman sehari-hari, misalnya buah kesukaan Meaningful
🎤 Menceritakan hasil bacaan grafik di depan kelas diiringi tepuk tangan apresiasi Joyful
💭 Refleksi diri: bagian grafik mana yang tadinya sulit dipahami dan bagaimana mengatasinya Mindful

🧭Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

1
Membaca grafik — Peserta didik mengamati grafik gambar/piktogram, menghitung jumlah simbol, dan membandingkan data yang paling banyak dan paling sedikit.
2
Menceritakan informasi — Peserta didik menceritakan kembali informasi dari grafik tersebut secara lisan dengan kalimatnya sendiri.

☀️Apersepsi Singkat

Guru menyapa peserta didik dan mengajak bertepuk semangat. Guru menunjukkan beberapa buah asli/gambar buah (apel, jeruk, pisang, mangga) lalu bertanya: "Kira-kira, buah apa yang paling disukai teman-teman di kelas ini? Bagaimana caranya kita tahu jawabannya dengan pasti?" Guru mengarahkan jawaban menuju ide mengumpulkan data dan menyajikannya dalam bentuk grafik gambar, sebagai pengantar materi hari ini.

🕌Ayat tentang Kebesaran Allah

Segala sesuatu yang kita hitung dan bandingkan dalam grafik — jumlah buah, hewan, atau benda — adalah bagian dari nikmat dan ciptaan Allah SWT yang beraneka ragam.

Al-Khaliq — Maha Pencipta
QS. Az-Zumar : 62

Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan beragam jenis dan jumlah, seperti aneka buah dan hewan yang bisa kita hitung dan bandingkan datanya.

Al-Malik — Maha Merajai
QS. Al-Mu'minun : 116

Allah mengatur segala sesuatu dengan rapi dan teratur, sebagaimana kita menyusun data secara rapi dalam bentuk grafik agar mudah dipahami.

Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
QS. Adz-Dzariyat : 58

Allah memberikan rezeki berupa aneka buah dan makanan yang jumlahnya dapat kita syukuri dan hitung bersama-sama.

📖Inti Pembahasan Materi

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar mudah dipahami. Salah satu jenis grafik yang sederhana adalah grafik gambar (piktogram), yaitu grafik yang menggunakan simbol/gambar untuk mewakili jumlah data. Untuk menceritakan informasi pada grafik, kita perlu membaca judul grafik, menghitung jumlah simbol pada setiap kategori, lalu membandingkannya.

🔤 Kata Kunci Membaca Grafik

Paling banyakPaling sedikitLebih banyak dariSama banyakJumlah seluruhnya

🍎 Contoh: Grafik Gambar Buah Kesukaan Kelas 2

Setiap 🍎/🍊/🍌/🥭 = 1 anak
Apel
= 4
Jeruk
= 3
Pisang
= 5
Mangga
= 2

📊 Contoh: Diagram Batang (Data yang Sama)

Buah Kesukaan Teman-teman Kelas 2
Apel4Jeruk3Pisang5Mangga2

Dari grafik di atas, kita bisa bercerita: "Buah yang paling disukai teman-teman kelas 2 adalah pisang, yaitu sebanyak 5 anak. Buah yang paling sedikit disukai adalah mangga, yaitu 2 anak."

🎥 Video Pembelajaran

🧰 Media dan Alat Peraga

  • 🖼️ Kartu grafik gambar (piktogram) berukuran besar
  • 🍎 Gambar/replika buah untuk kegiatan pengumpulan data langsung
  • 📌 Papan tulis/papan flanel untuk menempel simbol grafik
  • 📺 Video pembelajaran (proyektor/laptop)
  • 📝 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berisi grafik untuk dianalisis

✅ 10 Soal Pilihan Ganda

  1. Grafik yang menggunakan simbol/gambar untuk mewakili jumlah data disebut …
    • a. diagram lingkaran
    • b. grafik gambar (piktogram)
    • c. peta
  2. Pada grafik buah kesukaan, jika setiap simbol 🍎 = 1 anak dan ada 4 simbol, artinya …
    • a. ada 4 anak yang suka apel
    • b. ada 1 anak yang suka apel
    • c. ada 4 jenis apel
  3. Buah yang paling banyak disukai pada grafik contoh adalah …
    • a. jeruk
    • b. mangga
    • c. pisang
  4. Buah yang paling sedikit disukai pada grafik contoh adalah …
    • a. mangga
    • b. apel
    • c. pisang
  5. Sebelum menceritakan grafik, hal pertama yang harus dibaca adalah …
    • a. warna grafik
    • b. judul grafik
    • c. jumlah halaman
  6. Untuk mengetahui jumlah data pada grafik gambar, kita perlu …
    • a. menghitung jumlah simbol
    • b. mengukur panjang gambar
    • c. menghitung jumlah warna
  7. Kalimat yang tepat untuk membandingkan dua data pada grafik adalah …
    • a. "Apel berwarna merah."
    • b. "Pisang lebih banyak disukai daripada mangga."
    • c. "Jeruk berbentuk bulat."
  8. Jumlah anak yang suka jeruk dan mangga pada grafik contoh adalah …
    • a. 4 anak
    • b. 5 anak
    • c. 6 anak
  9. Diagram batang menggunakan bentuk … untuk menunjukkan jumlah data.
    • a. balok/batang
    • b. lingkaran
    • c. garis lengkung
  10. Menceritakan informasi grafik dengan percaya diri berarti …
    • a. berbicara sambil menunduk dan pelan
    • b. berbicara dengan jelas dan yakin
    • c. tidak perlu melihat grafiknya

✏️ 5 Soal Isian Singkat

  1. Grafik yang menggunakan gambar untuk mewakili jumlah data disebut … .
  2. Sebelum membaca isi grafik, hal yang perlu dibaca terlebih dahulu adalah … .
  3. Pada grafik buah kesukaan, buah yang paling banyak disukai adalah … .
  4. Pada grafik buah kesukaan, buah yang paling sedikit disukai adalah … .
  5. Diagram batang menunjukkan jumlah data dalam bentuk … .
Lihat Kunci Jawaban 

Pilihan Ganda: 1-b, 2-a, 3-c, 4-a, 5-b, 6-a, 7-b, 8-b (3+2=5), 9-a, 10-b

🌈Kesimpulan Materi Hari Ini

Grafik adalah cara menyajikan informasi agar mudah dipahami. Untuk menceritakan informasi dari grafik, kita perlu membaca judul grafik, menghitung jumlah simbol atau tinggi batang pada setiap kategori, lalu membandingkan mana yang paling banyak dan paling sedikit sebelum menyampaikannya secara lisan dengan kalimat .

Rabu, 09 September 2026

Materi Ajar Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini S.Pd.

Mapel                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal        : Kamis / 10 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Pertemuan             : 8


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

📏 Jenis-Jenis Penggaris dan Manfaat/Fungsinya dalam Membuat Karya

Seni Rupa • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

📏 Penggaris📐 Alat Gambar🖼️ Berkarya
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Mengalami & Menciptakan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengenal, memilih, dan menggunakan berbagai alat, bahan, dan prosedur dasar dalam menggambar dan berkarya seni rupa sesuai dengan tujuan penciptaan karya. Peserta didik mampu mengenal jenis-jenis penggaris beserta manfaat dan fungsinya untuk membuat garis lurus, sudut, dan bentuk geometris sederhana dalam karya seni dua dimensi.

2Tujuan Pembelajaran
🎯TP UMUM
Murid dapat memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya.
📐MEANINGFUL
Melalui kegiatan mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
🗣️MEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuat garis rapi pada tugas sekolah atau karya seni.
🧘MINDFUL
Melalui kegiatan mengamati bentuk dan fungsi penggaris dengan saksama, peserta didik mampu membedakan jenis-jenis penggaris dengan teliti.
🔍MINDFUL
Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi dan karya tidak rusak.
😄JOYFUL
Melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai jenis penggaris, peserta didik mampu berkarya dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam berkarya (meaningful), hingga praktik yang menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk dan fungsi berbagai penggaris dengan saksama untuk membedakannya dengan teliti.
3.2TP UMUM Peserta didik memahami jenis-jenis penggaris dan manfaat/fungsinya dalam membuat karya. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik menggunakan penggaris yang tepat sesuai kebutuhan karya (garis lurus, sudut, atau lengkung).
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan manfaat penggaris dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sekolah.
3.5MINDFUL Peserta didik bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris agar garis yang dihasilkan rapi.
3.6JOYFUL Peserta didik berkarya dengan gembira dan percaya diri melalui praktik langsung menggambar menggunakan berbagai penggaris.
4Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis eksplorasi alat dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍Eksplorasi & Discovery Learning – siswa mengamati dan mencoba langsung berbagai jenis penggaris untuk menemukan fungsinya masing-masing.
🧑‍🏫Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggunakan setiap jenis penggaris dengan benar.
Praktik / Unjuk Kerja – siswa berlatih langsung menggambar menggunakan penggaris sesuai kebutuhan karyanya.
💬Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi membedakan fungsi tiap jenis penggaris.
🎲Permainan Tebak Alat – siswa menebak nama dan fungsi penggaris untuk mendukung unsur joyful.

5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan banyak bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah berbentuk segi enam yang sama persis dan kristal salju yang simetris.

الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi kita akal dan keterampilan tangan sehingga manusia mampu menciptakan alat bantu seperti penggaris untuk mempermudah pekerjaan.

الْمَلِك
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat dan teratur, seperti orbit bumi mengelilingi matahari yang tidak pernah meleset.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk-bentuk yang rapi dan presisi di alam. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, hari ini kita akan belajar menggunakan penggaris agar garis dan bentuk dalam karya seni kita juga rapi dan tepat.

🤔 Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan bentuk yang rapi dan presisi di alam, seperti sarang lebah. Menurutmu, mengapa kerapian dan ketepatan itu penting dalam sebuah karya seni?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita akal untuk menciptakan alat bantu seperti penggaris. Bagaimana perasaanmu jika harus membuat garis lurus tanpa menggunakan penggaris sama sekali?
  3. Allah Al-Malik mengatur alam semesta dengan ukuran yang sangat tepat, tidak meleset sedikit pun. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada karya seni kita jika kita tidak berhati-hati dan teliti saat menggunakan penggaris?
6Yuk, Ingat Lagi! (Pencampuran Warna)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Mencampur warna merah dan kuning menghasilkan warna oranye.B / S
2.Mencampur warna biru dan kuning menghasilkan warna ungu.B / S
3.Warna sekunder dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.B / S
4.Mencampur warna merah dan biru menghasilkan warna hijau.B / S
5.Warna primer tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (biru + kuning = hijau)   3. Benar   4. Salah (merah + biru = ungu)   5. Benar

7Video Pembelajaran

🎬 Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Jenis-Jenis Penggaris dan Fungsinya

📏 Mengapa Penggaris Penting dalam Berkarya?

Penggaris adalah alat yang membantu kita membuat garis lurus, sudut, dan bentuk yang rapi dan tepat. Tanpa penggaris, garis yang kita buat bisa menjadi tidak lurus dan kurang rapi.

📏
Penggaris Lurus (Mistar)
Untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang. Contoh: menggaris buku tulis, membuat sketsa dinding rumah.
📐
Penggaris Segitiga
Untuk membuat garis miring dan sudut siku-siku. Contoh: menggambar atap rumah, layang-layang.
🧭
Busur Derajat
Untuk mengukur dan menggambar sudut serta lingkaran. Contoh: menggambar roda, matahari, jam dinding.
🌊
Penggaris Lengkung
Untuk membuat garis lengkung yang rapi. Contoh: menggambar awan, gelombang laut, bentuk daun.
Contoh sehari-hari: Saat Doni menggambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela bulat, ia menggunakan penggaris lurus untuk dinding, penggaris segitiga untuk atap, dan busur derajat untuk jendela bulat, agar hasil gambarnya rapi dan proporsional.
📏 📐 🧭 🏠 🖍️
9Riview (Pengulangan) Latihan
MUDAH

1. Alat yang digunakan untuk membuat garis lurus dan mengukur panjang disebut ....

A. penggaris

B. gunting

C. krayon

D. penghapus

MUDAH

2. Penggaris yang bentuknya lurus dan biasa digunakan untuk mengukur panjang buku adalah ....

A. penggaris segitiga

B. penggaris lurus

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

MUDAH

3. Penggaris yang berbentuk setengah lingkaran dan digunakan untuk mengukur sudut disebut ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SEDANG

4. Penggaris segitiga sangat cocok digunakan untuk membuat gambar ....

A. lingkaran penuh

B. tulisan huruf

C. warna gradasi

D. atap rumah yang miring

SEDANG

5. Saat menggambar jam dinding yang berbentuk bulat, alat yang paling cocok digunakan untuk membantu adalah ....

A. busur derajat/jangka

B. penggaris lurus

C. penggaris segitiga

D. gunting

SEDANG

6. Manfaat menggunakan penggaris dalam membuat karya adalah ....

A. membuat garis menjadi tidak rapi

B. membuat garis menjadi lurus dan rapi

C. mempersulit pekerjaan

D. tidak ada manfaatnya

SEDANG

7. Untuk menggambar layang-layang yang memiliki sisi miring dan sudut siku-siku, penggaris yang paling tepat digunakan adalah ....

A. busur derajat

B. penggaris lengkung

C. penggaris segitiga

D. tidak perlu penggaris

SUKAR

8. Rini ingin menggambar gelombang laut yang melengkung dengan rapi dalam karyanya. Jenis penggaris yang paling tepat digunakan Rini adalah ....

A. penggaris lurus

B. penggaris segitiga

C. busur derajat

D. penggaris lengkung

SUKAR

9. Doni membuat gambar rumah dengan dinding lurus, atap segitiga, dan jendela berbentuk lingkaran. Alat yang sebaiknya digunakan secara berurutan untuk dinding, atap, dan jendela adalah ....

A. penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat/jangka

B. busur derajat, penggaris lurus, penggaris segitiga

C. penggaris segitiga, busur derajat, penggaris lurus

D. penggaris lengkung, penggaris lurus, busur derajat

SUKAR

10. Ketika membuat karya seni tanpa menggunakan penggaris sama sekali untuk garis-garis yang seharusnya lurus, hal yang kemungkinan terjadi adalah ....

A. garis akan lebih lurus dan rapi

B. garis bisa menjadi tidak rapi dan kurang presisi

C. karya menjadi lebih cepat selesai dengan hasil sempurna

D. tidak ada pengaruhnya sama sekali

Kunci Jawaban

10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan makna kerapian dan ketepatan ciptaan Allah.
  • Kegiatan mengamati bentuk dan fungsi setiap penggaris dengan saksama melatih ketelitian siswa dalam membedakannya.
  • Bersikap hati-hati dan sabar saat menggunakan penggaris melatih kesadaran diri siswa agar hasil karya tetap rapi.

🎯 Meaningful (Bermakna)

  • Setiap jenis penggaris dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam berkarya: menggambar rumah, layang-layang, jam, atau gelombang laut.
  • Manfaat penggaris juga dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari siswa, seperti menggaris buku tulis dan tugas sekolah.

😄 Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran dan praktik langsung menggambar dengan berbagai penggaris membuat siswa lebih mudah memahami materi secara nyata dan menyenangkan.
  • Permainan tebak alat dan diskusi kelompok membuat siswa antusias mengenal jenis-jenis penggaris.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar mengenal berbagai jenis penggaris, yaitu penggaris lurus, penggaris segitiga, busur derajat, dan penggaris lengkung, beserta manfaatnya masing-masing dalam membuat karya seni yang rapi dan tepat. Seperti Allah Al-Khaliq yang menciptakan bentuk-bentuk yang presisi di alam, dan Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, mari kita gunakan penggaris dengan hati-hati dan teliti agar karya kita menjadi lebih indah dan rapi. 🌟
Di Minggu ini, Alhamdulillah selesai materi untuk 1 Bab ya Nak. Untuk itu, tugas hari ini, kita akan mengaplikasikannya dalam membuat topeng sederhana dengan teknik mewarnai dan menggunting yang sudah kalian pelajari. Silahkan anak2 mewarnai gambar topeng di bawah ini, kemudian digunting ya sesuaikan bentuk wajah. 
TUGAS : 

Refleksi:
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik, sebagian besar murid sudah bisa mengikuti dan memahami pembelajaran ini.