Murid mampu mengeksplorasi alat dan bahan di lingkungan sekitar serta menuangkannya dalam karya seni kolase dan seni tempel kertas sebagai media berekspresi dan bercerita.
TP:
Siswa mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa (bentuk dan bidang) dalam sebuah karya. Siswa mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan di sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya.
👋 Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!
Selamat datang di pelajaran Seni Rupa hari ini! 🎉 Siapa yang suka bermain kertas? Kali ini kita akan belajar melipat kertas menjadi bentuk-bentuk yang keren! Kegiatan ini disebut origami — seni melipat kertas dari Jepang yang sudah ada ratusan tahun lalu. Yuk, kita mulai dengan semangat!
Dalam seni rupa, ada dua elemen penting yang kita pelajari hari ini:
🔶
Bentuk
Tampilan tiga dimensi (3D) yang bisa dipegang, seperti kubus, bola, kerucut. Saat kertas dilipat, ia menjadi sebuah bentuk.
🔷
Bidang
Permukaan datar dua dimensi (2D) yang memiliki panjang dan lebar, seperti segitiga, persegi, lingkaran.
Contoh Bidang yang Ada pada Lipatan Kertas:
Segitiga
Persegi
Persegi Panjang
Belah Ketupat
💡 Setiap kali kamu melipat kertas, kamu menciptakan bidang-bidang baru!
🛠️ Alat & Bahan
Berikut alat dan bahan yang kita butuhkan. Semuanya mudah ditemukan di rumah atau sekolah!
📄
Kertas Origami
📰
Kertas Koran
🗒️
Kertas HVS
✏️
Pensil
📐
Penggaris
🖍️
Crayon / Spidol
💬 Fungsi alat dan bahan:
Kertas — bahan utama yang dilipat menjadi karya
Pensil & Penggaris — membantu membuat garis lipatan agar rapi
Crayon / Spidol — mempercantik karya dengan warna
📋 Langkah Melipat Kertas (Burung)
Mari kita coba membuat burung origami sederhana bersama-sama! 🐦
1. Kertas Awal2. Lipat Segitiga3. Bentuk Layang4. Burung Jadi! 🐦
1
Siapkan Kertas Persegi
Ambil satu lembar kertas origami berbentuk persegi. Letakkan di meja dengan posisi mendatar.
2
Lipat Jadi Segitiga
Lipat kertas dari sudut ke sudut sehingga membentuk segitiga besar. Tekan lipatannya agar rapi.
3
Lipat Lagi ke Tengah
Lipat kembali segitiga menjadi segitiga lebih kecil. Ini akan membentuk badan burung.
4
Bentuk Kepala & Ekor
Lipat salah satu ujung ke dalam untuk membentuk kepala, dan ujung lainnya untuk ekor.
5
Buka Sayap
Tarik kedua sisi badan secara perlahan untuk membuka sayap burung. Dengar bunyinya? 🎵
6
Hias dan Warnai 🎨
Gunakan crayon atau spidol untuk menambahkan warna dan motif agar burungmu semakin cantik!
🌟
Rangkuman Materi
Hari ini kita telah belajar bahwa melipat kertas bukan sekadar bermain — tetapi juga sebuah seni! Setiap lipatan menciptakan bentuk dan bidang baru. Kita juga belajar memilih alat dan bahan yang tepat untuk berkarya. Teruslah berkreasi, karena tangan-tangan kecilmu bisa membuat karya yang luar biasa! 🦋✨
🐦 🌸 🦋 ⭐ 🌟
🎉 Penutup
👩🏫
Wah, luar biasa! Anak Sholih dan sholihah sudah berhasil menyelesaikan pelajaran Seni Melipat Kertas hari ini! 🎊 Kalian hebat sekali!
Ingat ya, setiap kali kalian melipat kertas, kalian sedang jadi seniman cilik yang menciptakan bentuk dan bidang baru. Tidak ada karya yang salah — semua indah dengan caranya sendiri! 💛
📌 Yang Sudah Kita Pelajari Hari Ini:
🔷 Mengenal Bentuk & Bidang
🛠️ Mengenal Alat & Bahan
✂️ Praktek Melipat Kertas
🏠
Tantangan di Rumah!
Coba buat satu lipatan kertas baru di rumah — bisa kupu-kupu, kapal, atau rumah. Tunjukkan ke Bapak/Ibu Guru besok ya! 🦋🚢🏠
Media : PPT, Video Pembelajaran, Alat peraga Jam Analog.
CP :
Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
TP:
Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.
Assalamualaikum Anak shalih dan shalihah, Apa Kabarnya hari ini?
Sebelum kita belajar, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu yaaaa shalih dan shalihah..
Ayo Simak materi di bawah inii!
❤️ Apa Itu Berbagi?
Berbagi artinya memberikan sebagian milik kita kepada orang lain dengan ikhlas dan senang hati.
🍱Berbagi bekal
📚Berbagi buku
🖍️Berbagi alat tulis
😊Berbagi senyuman
Kita bisa berbagi apa saja — bukan hanya barang, tapi juga waktu, perhatian, dan kebaikan.
💡
Sila ke-2 Pancasila: "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi dengan sesama.
🤝 Apa Itu Tolong Menolong?
Tolong menolong artinya membantu orang lain yang sedang kesulitan tanpa mengharapkan imbalan.
🏋️Membantu angkat barang
🩺Merawat yang sakit
🧹Kerja bakti bersama
🏫Piket kelas bersama
Dalam budaya Indonesia, tolong menolong dikenal dengan kata GOTONG ROYONG — bekerja sama untuk kepentingan bersama.
💡
Sila ke-3 Pancasila: "Persatuan Indonesia" — gotong royong membuat kita makin bersatu meskipun berbeda-beda.
🌈 Keberagaman di Sekitar Kita
Indonesia adalah negara yang sangat beragam. Kita memiliki banyak perbedaan, dan itu adalah kekayaan kita!
🛕Berbeda Agama
👘Berbeda Suku
🌍Berbeda Daerah
🗣️Berbeda Bahasa
🎎Berbeda Budaya
🤎🖤🤍Berbeda Warna Kulit
Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu bangsa Indonesia. Semboyan kita: 🇮🇩 "Bhinneka Tunggal Ika" — berbeda-beda tetapi tetap satu!
💜 Sikap Kita dalam Keberagaman
Bagaimana cara kita bersikap kepada teman yang berbeda dari kita?
❤️ Menghormati
💙 Menghargai
💚 Berteman baik
🧡 Tidak mengejek
💜 Saling membantu
Tidak memilih-milih teman berdasarkan suku atau agama.
Mengucapkan selamat hari raya kepada teman yang berbeda agama.
Bangga belajar budaya dari suku lain.
Bermain bersama semua teman tanpa memandang perbedaan.
Berbagi dan tolong menolong membuat kita dicintai teman dan hidup terasa lebih ringan dan menyenangkan.
✏️ Latihan Soal Harian
🔵 Pilihan Ganda
1. Rina memiliki pensil warna lebih. Lalu ia memberikan kepada Dina yang tidak punya. Sikap Rina disebut…
A. Sombong
B. Berbagi
C. Curang
D. Malas
2. Teman kita jatuh dan menangis. Apa yang sebaiknya kita lakukan?
A. Tertawa dan pergi
B. Pura-pura tidak melihat
C. Menolong dan menghiburnya
D. Mengejeknya
3. Indonesia memiliki banyak suku dan agama. Sikap kita terhadap perbedaan itu adalah…
A. Saling mengejek
B. Saling menghormati
C. Saling menghindari
D. Tidak mau berteman
4. "Bhinneka Tunggal Ika" artinya…
A. Bersatu kita teguh
B. Berbeda-beda tetapi tetap satu
C. Satu nusa satu bangsa
D. Rajin belajar rajin bekerja
5. Berikut ini contoh gotong royong di sekolah adalah…
A. Mengerjakan PR sendiri
B. Bermain sendiri di pojok kelas
C. Piket membersihkan kelas bersama-sama
D. Diam saja saat teman butuh bantuan
🟠 Isian Singkat
6. Membantu orang lain yang sedang kesusahan disebut sikap … (tolong menolong)
7. Semboyan negara Indonesia adalah … (Bhinneka Tunggal Ika)
8. Bekerja sama untuk kepentingan bersama disebut … (gotong royong)
9. Memberikan sebagian milik kita kepada orang lain dengan ikhlas disebut … (berbagi)
10. Meskipun teman kita berbeda agama, kita tetap harus … kepadanya. (menghormati / berteman baik)
📝 Rangkuman Materi
Berbagi dan tolong menolong adalah sikap mulia yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Dengan berbagi, kita meringankan beban orang lain. Dengan tolong menolong dan gotong royong, kita menyelesaikan masalah bersama-sama lebih mudah.
Indonesia kita tercinta memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Keberagaman itu bukan alasan untuk bertengkar — justru itulah kekayaan dan kekuatan bangsa kita. Kita bersatu di bawah semboyan "Bhinneka Tunggal Ika".
Mulai hari ini, yuk kita berbagi dengan ikhlas 🎁, tolong menolong dengan tulus 🤝, dan menghargai setiap perbedaan 🌈 — karena itulah cara kita menjadi anak Indonesia yang baik dan hebat!✨
Kesimpulan Pembelajaran:
Alhamdulillah pembelajaran telah selesai, 3 dari 24 murid masih belum memahami materi secara spesifik, namun Ibu guru sudah memberikan bimbingan secara personal.
Membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu; mengukur dan mengestimasi panjang dan berat benda menggunakan satuan tidak baku.
TP:
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Murid dapat menggunakan ukuran waktu dalam aktivitas
sehari-hari.
Murid dapat mempelajari hubungan satuan waktu: hari, jam,
menit, dan detik.
Murid dapat menjelaskan makna gerakan jarum panjang pada jam
dinding kaitannya dengan waktu.
Murid dapat mencari tahu lamanya suatu kegiatan dengan
menggunakan gerakan jarum panjang pada jam dinding.
Bismillah…
Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.
Mengenal Jam:
Jam analog (jaru
m) dan digital
. Jarum panjang berputar 60 kali sama dengan 1 jam
.
Membaca Jam:
Jam Tepat: Jarum panjang di angka 12 (contoh: 07.00).
Setengah Jam: Jarum panjang di angka 6 (contoh: 07.30).
Satuan Waktu:
1 jam = 60 menit.
1 menit = 60 detik.
1 hari = 24 jam.
1 minggu = 7 hari.
1 bulan = 30 atau 31 hari.
1 tahun = 12 bulan.
Contoh Konversi Waktu:
2 jam =
menit.
3 jam =
menit
Menghitung Durasi: Contoh: Mulai belajar pukul 07.00, selesai 10.00, maka lama belajar =
jam.
Sekian pembelajaran kita pada hari ini..
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Kesimpulan:
Alhamdulillah pembelajaran hari ini selesai, 2 dari 24 anak ada yang masih kurang paham mengenai membaca jam analog, tetapi bu guru sudah bantu dengan cara memberikan bimbingan secara personal.