Selasa, 15 September 2026

Outing Class Grade 2

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Rabu / 16 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Berhati-Hati dimana saja - (Damkar)


                                  

🚒 Outing Class: Mengenal Damkar & Berhati-Hati Dimana Saja 🔥

Bahasa Indonesia — Kelas 2 SD | Kunjungan ke Pos Pemadam Kebakaran

🌤️ Pembukaan: Mengingat Kebesaran Allah

"Bismillahirrahmanirrahim..."

Anak-anak hebat, sebelum kita berangkat outing class hari ini, ayo kita ingat kebesaran Allah Swt. 🤲

  • Al-Khalik (Yang Maha Menciptakan) — Allah menciptakan api, air, udara, dan juga hewan-hewan di sekitar kita. Api bisa bermanfaat untuk memasak, tapi juga bisa berbahaya jika tidak hati-hati.
  • Ar-Razzaq (Yang Maha Memberi Rezeki) — Allah memberi rezeki kepada Bapak/Ibu petugas Damkar berupa kekuatan dan keberanian untuk menolong orang lain, sehingga mereka bisa bekerja menjaga keselamatan kita semua.
  • Al-Malik (Yang Maha Merajai) — Allah yang mengatur segala sesuatu di dunia ini, termasuk mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dan menjaga diri di mana pun kita berada.

Dengan mengingat sifat Allah ini, kita belajar bersyukur atas pertolongan-Nya melalui para petugas Damkar, dan kita juga belajar menjaga keselamatan diri sendiri dan teman-teman. 😊

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menyimak, memahami, dan menceritakan kembali informasi tentang transportasi khusus (mobil pemadam kebakaran) serta menerapkan sikap berhati-hati di berbagai tempat melalui pengalaman langsung (outing class), dengan menggunakan kosakata Bahasa Indonesia yang santun dan sesuai konteks.

📌 Tujuan Pembelajaran (Umum)

  1. Peserta didik dapat menjelaskan fungsi mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebagai alat transportasi khusus.
  2. Peserta didik dapat menceritakan kembali proses simulasi keselamatan yang dilakukan di Pos Damkar.
  3. Peserta didik dapat menerapkan sikap berhati-hati saat berada di tempat baru, termasuk saat bertemu hewan berbahaya dan mencegah kebakaran.

🌱 TP Berdimensi Mindful, Meaningful, Joyful

Mindful Peserta didik menyadari pentingnya fokus dan waspada terhadap lingkungan sekitar saat berada di tempat baru.

Meaningful Peserta didik memahami manfaat nyata petugas Damkar bagi keselamatan masyarakat dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful Peserta didik mengikuti simulasi dan tanya jawab dengan petugas Damkar secara aktif, gembira, dan penuh rasa ingin tahu.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Persiapan (Mindful): Guru mengajak siswa berdoa, tenang, dan menyimak arahan sebelum berangkat outing class.
  2. Eksplorasi (Meaningful): Siswa mengamati mobil Damkar, mendengar penjelasan petugas tentang fungsi kendaraan dan alat-alatnya.
  3. Simulasi (Joyful + Meaningful): Siswa mempraktikkan cara bersikap saat bertemu hewan berbahaya dan cara mencegah kebakaran bersama petugas.
  4. Refleksi (Mindful): Siswa menceritakan kembali pengalaman dan perasaannya secara lisan.
  5. Evaluasi (Joyful): Siswa mengerjakan soal pilihan ganda dengan semangat sebagai bentuk permainan kuis.

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Experiential Learning (Pembelajaran Berbasis Pengalaman Langsung)

Metode: Karyawisata/outing class, simulasi, tanya jawab, bermain peran (role play), dan diskusi kelompok kecil.


🚒 Materi 1: Transportasi Khusus — Mobil Damkar

🚒 Mobil pemadam kebakaran (Damkar) adalah kendaraan khusus berwarna merah yang bertugas memadamkan api saat terjadi kebakaran. Damkar termasuk transportasi darat yang dilengkapi alat-alat istimewa, yaitu:

  • 💧 Selang air — untuk menyemprotkan air ke arah api.
  • 🪜 Tangga panjang — untuk menjangkau tempat yang tinggi.
  • 🔔 Sirine dan lampu — berbunyi keras agar pengendara lain memberi jalan.
  • 👨‍🚒 Petugas Damkar — orang yang berani dan terlatih menolong korban kebakaran.

Saat mobil Damkar lewat dengan sirine menyala, kita harus segera memberi jalan ya, anak-anak! 🚦

⚠️ Materi 2: Berhati-Hati Dimana Saja

Berhati-hati artinya kita selalu waspada dan hati-hati menjaga diri, baik di rumah, sekolah, maupun saat outing class. Berikut hal yang perlu diingat:

1. Jika bertemu hewan berbahaya 🐝🐍

  • Tetap tenang, jangan berteriak atau berlari mendadak.
  • Menjauh perlahan-lahan sambil mendekat ke guru atau orang dewasa.
  • Jangan mengganggu atau mendekati hewan tersebut.

2. Cara mencegah kebakaran 🔥

  • Tidak bermain api atau korek api.
  • Mematikan kompor dan listrik jika tidak digunakan.
  • Segera memberi tahu orang dewasa jika mencium bau gas atau melihat asap.
  • Jika baju terkena api kecil: berhenti, jatuhkan diri, lalu berguling (stop, drop, and roll).

📝 Soal Evaluasi (Pilihan Ganda)

1. Warna mobil pemadam kebakaran umumnya adalah…
A. Biru   B. Merah   C. Hijau   D. Kuning
2. Kendaraan yang digunakan untuk memadamkan api disebut…
A. Mobil pemadam kebakaran   B. Ambulans   C. Bus sekolah   D. Truk sampah
3. Petugas yang bertugas memadamkan api disebut…
A. Dokter   B. Damkar   C. Polisi   D. Guru
4. Alat yang digunakan Damkar untuk menyemprotkan air adalah…
A. Selang air   B. Sapu   C. Ember   D. Kain
5. Nomor telepon darurat kebakaran di Indonesia adalah…
A. 119   B. 110   C. 113   D. 118
6. Jika bertemu hewan liar yang berbahaya saat outing, sikap yang tepat adalah…
A. Mendekat dan mengejarnya   B. Tetap tenang dan menjauh perlahan   C. Berteriak keras   D. Melempar batu
7. Salah satu penyebab kebakaran di rumah adalah…
A. Air yang tumpah   B. Baju yang dilipat   C. Kompor menyala tanpa pengawasan   D. Buku tersusun rapi
8. Bunyi sirine mobil Damkar bertujuan untuk…
A. Menghibur anak-anak   B. Menakuti hewan   C. Menandakan waktu istirahat   D. Memberi tahu pengendara lain agar memberi jalan
9. Sikap hati-hati yang tepat ketika berada di tempat baru saat outing class adalah…
A. Berlari sendiri menjauh dari rombongan   B. Mengambil barang milik orang lain   C. Selalu bersama guru dan teman, mendengarkan arahan   D. Bermain di dekat api
10. Jika baju kita terkena api kecil, tindakan yang benar adalah…
A. Berlari sekencang mungkin   B. Melepas semua baju sambil berlari   C. Menyiram dengan minyak   D. Berhenti, jatuhkan diri, dan berguling
🔑 Kunci Jawaban:
1. B2. A3. B4. A5. C
6. B7. C8. D9. C10. D

💡 Pemetaan Mindful, Meaningful, Joyful pada Langkah Pembelajaran

Mindful Terlihat pada tahap pembukaan (mengingat kebesaran Allah, berdoa dengan tenang) dan tahap persiapan/refleksi, di mana siswa diajak fokus dan sadar penuh terhadap lingkungan sekitar.

Meaningful Terlihat saat siswa mengamati langsung mobil Damkar dan memahami manfaat nyata petugas Damkar bagi keselamatan masyarakat, sehingga pembelajaran terasa relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful Terlihat pada kegiatan simulasi bersama petugas Damkar dan sesi kuis pilihan ganda yang dikemas menyenangkan, sehingga siswa belajar sambil bermain dan bergembira.

🌟 Kesimpulan

Melalui outing class ke Pos Pemadam Kebakaran, anak-anak belajar mengenal Damkar sebagai transportasi khusus penyelamat, serta mempraktikkan sikap berhati-hati saat bertemu hewan berbahaya dan mencegah kebakaran. Kegiatan ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas kebesaran Allah Swt. sebagai Al-Khalik, Ar-Razzaq, dan Al-Malik, sekaligus menumbuhkan sikap waspada, peduli, dan berani menolong sesama. 🙌

Senin, 14 September 2026

Sumatif Harian 2 Bahasa Indonesia

 

IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        :  Selasa  / 15 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Bab 2 Menjaga Kesehatan

Pertemuan             : 14


📚 KURIKULUM MERDEKA • FASE A

Rangkuman Materi
Bahasa Indonesia Kelas 2

Bab 2 — Kata, Kalimat, dan Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari

🏫 SD Al Azhar 1 Bandar Lampung📖 Kelas II / Semester I⏱️ 8 Pertemuan x 3 JP (24 JP)

🎯Capaian Pembelajaran (CP)

Disusun berdasarkan elemen dan tujuan pembelajaran pada RPP Kurikulum Merdeka Fase A.

Pada akhir Fase A, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa Indonesia untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa di sekitarnya tentang diri dan lingkungannya. Peserta didik mampu:

  • Menyimak — memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural, serta instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.
  • Membaca dan Memirsa — membaca kata-kata yang sering ditemui sehari-hari dan mengenali unsur intrinsik (tokoh) dalam teks narasi visual/audiovisual.
  • Berbicara dan Mempresentasikan — berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks, serta mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar.
  • Menulis — menulis teks deskripsi, rekon, prosedur, eksposisi dengan pilihan kata dan struktur kalimat sederhana, termasuk kalimat tanya dan kalimat berita sesuai kaidah bahasa Indonesia.

🌟 Tujuan Pembelajaran (TP)

Memahami dan menggunakan kata-kata sehari-hari, kalimat tanya, kalimat berita, serta unsur-unsur kalimat dalam berkomunikasi, dan mampu menceritakan kejadian maupun informasi grafis secara lisan dan tertulis.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Murid diharapkan dapat mencapai kriteria berikut secara bertahap:

  1. Membaca kata-kata yang sering ditemui sehari-hari dan mengenal ciri-ciri benda.
  2. Memahami makna kalimat tanya.
  3. Menuliskan contoh kalimat tanya.
  4. Memahami makna kalimat berita.
  5. Menuliskan contoh kalimat berita.
  6. Memahami unsur-unsur kalimat: subjek, predikat, dan objek.
  7. Menceritakan sebuah kejadian secara runtut dengan bantuan gambar.
  8. Menceritakan suatu informasi sesuai dengan grafik.

🎨Metode dan Media Pembelajaran

AspekKeterangan
Pendekatan / Model / MetodePembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) dan Bermain Peran (Role Play) melalui pengamatan kata, gambar, dan grafik sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranDilakukan di dalam kelas yang dirancang interaktif dengan kerja kelompok, kartu kata bergambar, dan penggunaan media grafik sederhana.
Pemanfaatan DigitalGambar atau grafik digital sederhana (jika tersedia) melalui gawai/laptop dan proyektor untuk memperkaya pengalaman membaca dan menulis peserta didik.
Kemitraan PembelajaranKolaborasi dengan orang tua melalui tugas rumah berupa kegiatan membaca kata, menulis kalimat, dan bercerita bersama anggota keluarga di rumah.
Sarana Prasarana / Sumber BelajarBuku Bahasa Indonesia, kartu kata bergambar, Televisi/LCD, papan tulis, dan lain-lain.

Rangkuman Materi

1️⃣ Kata Sehari-hari & Ciri-ciri Benda
Murid belajar membaca kata-kata benda yang sering ditemui sehari-hari (meja, kursi, sepatu, tas) sekaligus mengenali ciri-cirinya seperti bentuk, warna, ukuran, dan kegunaannya.
2️⃣ Kalimat Tanya
Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu, menggunakan kata tanya (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) dan diakhiri tanda tanya (?). Dibaca dengan intonasi naik di akhir kalimat.
3️⃣ Menulis Kalimat Tanya
Langkah menyusun kalimat tanya: memilih kata tanya → menyusun menjadi kalimat → mengakhiri dengan tanda tanya. Kalimat tanya bisa disusun berdasarkan gambar situasi tertentu.
4️⃣ Kalimat Berita
Kalimat berita berisi pemberitahuan atau informasi dan diakhiri tanda titik (.). Dibaca dengan intonasi datar dan jelas, berbeda dengan kalimat tanya.
5️⃣ Menulis Kalimat Berita
Langkah menyusun kalimat berita: menentukan informasi → menyusun kata menjadi kalimat → mengakhiri dengan tanda titik. Informasi yang disampaikan harus benar dan jelas.
6️⃣ Unsur Kalimat: Subjek, Predikat, Objek
Sebuah kalimat sederhana memiliki tiga unsur utama: Subjek (pelaku), Predikat (perbuatan/kegiatan), dan Objek (yang dikenai perbuatan). Contoh: Adik (S) membaca (P) buku (O).
7️⃣ Bercerita Runtut dengan Bantuan Gambar
Menceritakan kejadian secara runtut berarti menyampaikan kejadian dari awal, tengah, hingga akhir sesuai urutan gambar berseri (misalnya bangun tidur → mandi → sarapan → berangkat sekolah).
8️⃣ Menceritakan Informasi dari Grafik
Grafik adalah gambar yang menunjukkan informasi atau data secara sederhana. Murid berlatih membaca grafik batang dan menyampaikan informasi seperti bagian yang paling tinggi atau paling rendah.

✏️Contoh Soal Sumatif

A. Pilihan Ganda

1. Kalimat "Siapa nama temanmu?" termasuk jenis kalimat …
a. Kalimat berita   b. Kalimat tanya   c. Kalimat perintah
2. Kalimat tanya selalu diakhiri dengan tanda …
a. Titik (.)   b. Seru (!)   c. Tanya (?)
3. "Aku belajar Bahasa Indonesia di sekolah." adalah contoh kalimat …
a. Berita   b. Tanya   c. Ajakan
4. Kalimat berita diakhiri dengan tanda …
a. Tanya (?)   b. Titik (.)   c. Koma (,)
5. Kata tanya yang digunakan untuk menanyakan tempat adalah …
a. Kapan   b. Di mana   c. Mengapa
6. Pada kalimat "Budi membaca buku", kata "Budi" berperan sebagai …
a. Subjek   b. Predikat   c. Objek
7. Pada kalimat "Budi membaca buku", kata "membaca" berperan sebagai …
a. Subjek   b. Predikat   c. Objek
8. Pada kalimat "Budi membaca buku", kata "buku" berperan sebagai …
a. Subjek   b. Predikat   c. Objek
9. Sepatu memiliki ciri-ciri, kecuali …
a. Digunakan di kaki   b. Terbuat dari kain/kulit   c. Digunakan untuk menulis
10. Urutan menceritakan kejadian yang benar adalah …
a. Akhir – awal – tengah   b. Awal – tengah – akhir   c. Tengah – akhir – awal
11. Gambar yang menunjukkan informasi atau data secara sederhana disebut …
a. Grafik   b. Kalimat   c. Ejaan
12. Kalimat tanya dibaca dengan intonasi …
a. Naik di akhir kalimat   b. Turun di akhir kalimat   c. Datar saja

B. Isian Singkat

13. Sebutkan tiga kata tanya yang biasa digunakan sehari-hari!
14. Tuliskan satu contoh kalimat berita tentang kegiatanmu di rumah!
15. Tuliskan satu contoh kalimat tanya tentang cuaca hari ini!
16. Sebutkan satu ciri-ciri dari benda "buku"!
17. Tentukan subjek dan predikat dari kalimat: "Adik bermain bola."

C. Uraian / Refleksi

18. Jelaskan perbedaan antara kalimat tanya dan kalimat berita!
19. Ceritakan secara runtut satu kejadian yang paling berkesan bagimu minggu ini (awal, tengah, akhir)!
20. Amati sebuah grafik sederhana (misalnya grafik kehadiran temanmu), lalu jelaskan informasi yang bisa kamu simpulkan dari grafik tersebut!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
NoKunci Jawaban
1b. Kalimat tanya
2c. Tanya (?)
3a. Berita
4b. Titik (.)
5b. Di mana
6a. Subjek
7b. Predikat
8c. Objek
9c. Digunakan untuk menulis
10b. Awal – tengah – akhir
11a. Grafik
12a. Naik di akhir kalimat
13Contoh: apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana (kebijakan guru terhadap variasi jawaban)
14Kebijakan guru — contoh: "Aku menyapu halaman rumah tadi pagi."
15Kebijakan guru — contoh: "Bagaimana cuaca hari ini?"
16Kebijakan guru — contoh: buku terbuat dari kertas dan digunakan untuk menulis/membaca
17Subjek: Adik, Predikat: bermain bola
18Kalimat tanya digunakan untuk bertanya dan diakhiri tanda tanya (?), sedangkan kalimat berita berisi informasi dan diakhiri tanda titik (.)
19Kebijakan guru terhadap keruntutan cerita murid (awal, tengah, akhir)
20Kebijakan guru terhadap ketepatan murid menjelaskan informasi dari grafik yang diamati

🌸8. Kesimpulan

Materi Bab 2 Bahasa Indonesia Kelas 2 mengajarkan murid memahami kata-kata sehari-hari beserta ciri-ciri benda, membedakan dan menyusun kalimat tanya serta kalimat berita, mengenali unsur kalimat (subjek, predikat, objek), hingga mampu menceritakan kejadian secara runtut dan menjelaskan informasi dari sebuah grafik sederhana. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan bermain peran, murid diharapkan dapat menerapkan kemampuan berbahasa ini dalam komunikasi sehari-hari, baik secara lisan maupun tertulis.


Refleksi: Alhamdulillah sumatif hari ini berjalan dengan baik dan lancar, sebagian kecil murid kelas 2 Abu Hurairah masih perlu bimbingan dalam mengerjakan soal.


 • SD Al Azhar 1 Bandar Lampung • Kelas 2 Abu Hurairah

Minggu, 13 September 2026

Sumatif Harian 2 Matematika

 

IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin  / 14 September 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Sumatif Harian 2 Matematika

Pertemuan            : 15

                                  


➕➖🧮

Rangkuman Materi & Soal Sumatif

Matematika Kelas 2 SD

Bab 2: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 50

Halo anak-anak hebat! 👋 Yuk kita rangkum kembali semua yang sudah kita pelajari tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 50. Setelah membaca rangkuman ini, coba kerjakan 20 soal sumatif di bagian bawah untuk menguji pemahamanmu ya!

🎯 CP, TP, dan ATP

🧭Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen Aljabar — Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah, termasuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang sederhana.

🎯Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui pembelajaran Bab 2 ini, murid diharapkan mampu:

  • Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 50.
  • Menunjukkan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam kalimat matematika terkait penjumlahan dan pengurangan.
  • Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

🗺️Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Murid dapat, secara bertahap:

  1. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah tanpa menyimpan.
  2. Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dengan menyimpan.
  3. Memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret.
  4. Melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dan teknik meminjam.
  5. Membaca dan memahami soal cerita penjumlahan sederhana serta menentukan kalimat matematikanya.
  6. Menghitung hasil pengurangan melalui konteks cerita sehari-hari.
✦ ✦ ✦

📚 Rangkuman Materi

1️⃣Penjumlahan Susun ke Bawah (Tanpa Menyimpan)

Bilangan disusun sesuai nilai tempatnya (satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan), lalu dijumlahkan mulai dari satuan.

23 + 14 ----- 37

2️⃣Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan

Jika hasil penjumlahan satuan bernilai 10 atau lebih, tulis angka satuannya lalu simpan 1 ke kolom puluhan.

37 + 28 ----- 65

7+8=15 → tulis 5, simpan 1 ke puluhan (3+2+1=6)

3️⃣Pengurangan: Sisa dan Selisih

Sisa: jumlah benda dikurangi sebagian, sisanya berapa. Selisih: membandingkan dua jumlah, bedanya berapa.

15 – 6 = 9

4️⃣Pengurangan dengan Teknik Meminjam

Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari pengurangnya, pinjam 1 dari puluhan (satuan +10, puluhan −1).

52 - 27 ----- 25

5️⃣Soal Cerita Penjumlahan

Langkah: baca cerita → cari yang diketahui & ditanyakan → temukan kata kunci → tulis kalimat matematika → hitung → tulis kesimpulan.

ditambahdigabungsemuanyabertambah

6️⃣Soal Cerita Pengurangan

Sama seperti soal cerita penjumlahan, tetapi kata kuncinya menunjukkan pengurangan.

dikurangidiambilsisaberkurangselisih

💡 Tips Sukses Mengerjakan Soal

  • Selalu sejajarkan satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan.
  • Hitung kolom satuan lebih dulu, baru kolom puluhan.
  • Untuk soal cerita: garis bawahi angka dan kata kunci sebelum menghitung.
  • Periksa kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan!
✦ ✦ ✦

📝 20 Soal Sumatif

🔢 A. Penjumlahan Susun ke BawahSoal 1–5

  1. 24 + 15 = ...
  2. 36 + 22 = ...
  3. 27 + 18 = ... (gunakan teknik menyimpan)
  4. 45 + 39 = ... (gunakan teknik menyimpan)
  5. 19 + 16 = ...

➖ B. Pengurangan Susun ke BawahSoal 6–10

  1. 38 – 15 = ...
  2. 47 – 23 = ...
  3. 52 – 26 = ... (gunakan teknik meminjam)
  4. 60 – 34 = ... (gunakan teknik meminjam)
  5. 45 – 19 = ... (gunakan teknik meminjam)

🤔 C. Konsep Sisa dan SelisihSoal 11–13

  1. Dita memiliki 20 permen, lalu ia memakan 7 permen. Berapa sisa permen Dita?
  2. Tinggi badan Rani 118 cm dan tinggi badan Sinta 109 cm. Berapa selisih tinggi badan mereka?
  3. Ada 30 kelereng, diambil 12 untuk dimainkan. Berapa kelereng yang tersisa?

📖 D. Soal Cerita PenjumlahanSoal 14–16

  1. Andi memiliki 26 kelereng. Ayahnya memberi 17 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng Andi sekarang? Tuliskan kalimat matematikanya lalu hitung.
  2. Di kebun ada 18 pohon mangga dan 24 pohon jambu. Berapa jumlah pohon semuanya?
  3. Bu Ani membeli 32 butir telur, lalu membeli lagi 19 butir. Berapa telur Bu Ani sekarang?

📕 E. Soal Cerita PenguranganSoal 17–19

  1. Toko mainan memiliki 48 boneka. Sebanyak 25 boneka telah terjual. Berapa boneka yang tersisa?
  2. Rina mempunyai 50 lembar kertas origami. Ia menggunakan 28 lembar untuk membuat kerajinan. Berapa sisa kertas Rina?
  3. Pak Tono memiliki 44 ekor bebek. Ia menjual 26 ekor. Berapa bebek Pak Tono yang tersisa? Tuliskan diketahui, ditanyakan, kalimat matematika, penghitungan, dan kesimpulan.

🌟 F. Soal Cerita Campuran (Tantangan)Soal 20

  1. Bu Sari memiliki 40 kue di tokonya. Terjual 18 kue di pagi hari. Sore harinya, ia membuat lagi 12 kue. Berapa banyak kue Bu Sari sekarang? Tunjukkan langkah penyelesaianmu secara lengkap.
✦ ✦ ✦

🔑 Kunci Jawaban

Klik untuk melihat Kunci Jawaban A & B (Susun ke Bawah)
  1. 24 + 15 = 39
  2. 36 + 22 = 58
  3. 27 + 18 = 45 (satuan 7+8=15, tulis 5 simpan 1; puluhan 2+1+1=4)
  4. 45 + 39 = 84 (satuan 5+9=14, tulis 4 simpan 1; puluhan 4+3+1=8)
  5. 19 + 16 = 35
  6. 38 – 15 = 23
  7. 47 – 23 = 24
  8. 52 – 26 = 26 (satuan 2<6, pinjam: 12-6=6; puluhan 4-2=2)
  9. 60 – 34 = 26 (satuan 0<4, pinjam: 10-4=6; puluhan 5-3=2)
  10. 45 – 19 = 26 (satuan 5<9, pinjam: 15-9=6; puluhan 3-1=2)
Klik untuk melihat Kunci Jawaban C (Sisa dan Selisih)
  1. 20 – 7 = 13 sisa permen
  2. 118 – 109 = 9 cm selisih tinggi badan
  3. 30 – 12 = 18 kelereng tersisa
Klik untuk melihat Kunci Jawaban D (Cerita Penjumlahan)
  1. 26 + 17 = 43 kelereng
  2. 18 + 24 = 42 pohon
  3. 32 + 19 = 51 butir telur
Klik untuk melihat Kunci Jawaban E (Cerita Pengurangan)
  1. 48 – 25 = 23 boneka tersisa
  2. 50 – 28 = 22 lembar kertas tersisa
  3. Diketahui: 44 bebek, terjual 26. Ditanyakan: sisa bebek. Kalimat matematika: 44 – 26. Hitung: 44 – 26 = 18. Kesimpulan: bebek Pak Tono tersisa 18 ekor.
Klik untuk melihat Kunci Jawaban F (Tantangan)

Langkah 1: 40 – 18 = 22 kue (setelah terjual pagi hari).
Langkah 2: 22 + 12 = 34 kue.
Kesimpulan: kue Bu Sari sekarang ada 34 buah.


Refleksi: Alhamdulillah sebagian besar dari murid kelas 2 Abu Hurairah telah mengerjakan soal sumatif dengan baik, namun sebagian kecil murid kelas 2 Abu Hurairah masih ada yang belum tuntas mengerjakan soal sumatif hari ini, Ibu Guru sudaah memberikan pemahaman secara personal.