Senin, 26 Oktober 2026

TES IT 2026, Amelia Anggraini

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin / 26 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Pengurangan bilangan cacah sampai dengan 50

Pertemuan             : 1


๐ŸŒธ➖๐ŸŒธ
MatematikaKelas 2 SDFase A

Pengurangan Bilangan Cacah sampai 50

Ayo belajar mengurangi dengan senang hati! ๐Ÿ’–

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, serta dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.

Elemen: Bilangan • Materi hari ini: pengurangan bilangan cacah sampai 50.

๐Ÿ“ Tujuan Pembelajaran & Pelaksanaannya

TP 1

Melalui kegiatan mengurangkan benda konkret dan garis bilangan, peserta didik dapat menyelesaikan pengurangan bilangan cacah sampai 50 secara bersusun dengan benar.
  • MindfulBerdoa, tarik napas 3 kali, lalu menyimak penjelasan guru dengan tenang.
  • MeaningfulMengurangkan stik es krim yang diikat puluhan dan satuan untuk memahami nilai tempat.
  • JoyfulMenonton video pembelajaran dan bermain "Kodok Lompat Mundur" di garis bilangan.
  • MindfulMengerjakan soal bersusun dengan teliti, kolom demi kolom.

TP 2

Melalui soal cerita dari kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang melibatkan pengurangan bilangan cacah sampai 50 dengan teliti.
  • MeaningfulMembuat dan menyelesaikan cerita tentang jajan, buah, dan berbagi dengan teman.
  • MeaningfulMengaitkan materi dengan rasa syukur atas rezeki dari Allah.
  • JoyfulPermainan kartu soal cerita berkelompok dan tepuk semangat.
  • MindfulRefleksi: "Apa yang sudah aku pahami hari ini?"

๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran

1
Mengamati dan mengurangkan benda konkret, lalu menuliskannya dalam kalimat matematika dan pengurangan bersusun sampai 50.
2
Menyelesaikan soal cerita pengurangan sampai 50 dan menjelaskan jawabannya dengan kalimat matematika.

๐Ÿ’ญ Apersepsi

  • Guru mengajak berdoa lalu bertanya: "Siapa yang tadi pagi membawa bekal?"
  • Tanya jawab: "Ibu punya 10 permen. Ibu beri 3 permen kepada adik. Berapa permen Ibu sekarang?" (10 − 3 = 7)
  • Guru menyampaikan: "Hari ini kita belajar mengurangi bilangan yang lebih besar, sampai 50!"

๐Ÿ•Œ Ayat tentang Kebesaran Allah

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ٰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ูˆَูƒِูŠู„ٌ
"Allah pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu."
QS. Az-Zumar: 62

Al-Malik (Maha Merajai)

ูَุชَุนَุงู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْู…َู„ِูƒُ ุงู„ْุญَู‚ُّ
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya."
QS. Thaha: 114

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚ُ ุฐُูˆ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉِ ุงู„ْู…َุชِูŠู†ُ
"Sesungguhnya Allah, Dialah Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh."
QS. Adz-Dzariyat: 58
๐Ÿ’– Kaitan dengan materi: Allah menciptakan semua benda yang kita hitung, mengatur semuanya, dan memberi kita rezeki. Saat kita berbagi dan jumlah benda kita berkurang, pahala kita bertambah. Alhamdulillah!

๐Ÿ“š Inti Materi

1. Apa itu pengurangan?

Pengurangan artinya mengambil atau membuang sebagian benda, sehingga bendanya tersisa lebih sedikit. Tandanya: − (kurang).

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ ๐ŸŽ๐ŸŽ

7 − 2 = 5 (2 apel diambil, tersisa 5)


Link Canva

PPT CANVA

2. Pengurangan bersusun (tanpa meminjam)

  1. Tulis bilangan ke bawah. Satuan di bawah satuan, puluhan di bawah puluhan.
  2. Kurangkan satuan dulu: 7 − 4 = 3.
  3. Kurangkan puluhan: 3 − 1 = 2.
  4. Hasilnya 23.
37 
 14−
 23 

๐ŸŽฌ Video Pembelajaran

Tonton video pengurangan bersusun, lalu diskusikan bersama temanmu.

 

๐Ÿงฐ Media dan Alat Peraga


Kios Eskrim๐Ÿฆ

Powerpoint
Permen dan stik eskrim
๐ŸŽฌVideo pembelajaran

✏️ Latihan Soal

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang benar)

1. 48 − 5 = ...
A. 42B. 44C. 43D. 53
2. 36 − 12 = ...
A. 24B. 22C. 48D. 26
3. 50 − 30 = ...
A. 80B. 30C. 20D. 10
4. 29 − 7 = ...
A. 36B. 22C. 23D. 21
5. 45 − 21 = ...
A. 66B. 25C. 34D. 24
6. Ibu membeli 39 telur. Dipakai untuk memasak 8 telur. Sisa telur Ibu ... butir.
A. 47B. 32C. 31D. 41
7. Ayah punya 40 mangga. Ayah memberi 10 mangga kepada tetangga. Sisa mangga Ayah ... buah.
A. 30B. 50C. 20D. 31
8. 47 − ☐ = 40. Bilangan yang tepat untuk ☐ adalah ...
A. 6B. 7C. 8D. 17
9. Pengurangan yang hasilnya paling besar adalah ...
A. 40 − 10B. 40 − 20C. 40 − 30D. 40 − 5
10. Rani punya 26 kelereng. Rani kalah bermain 6 kelereng. Kelereng Rani sekarang ... butir.
A. 32B. 20C. 21D. 19

B. Isian Singkat (isi titik-titik)

1. 27 − 4 =  
2. 49 − 25 =  
3. 38 − 30 =  
4. Adik punya 45 permen. Adik memakan 13 permen. Sisa permen adik ada   buah.
5. Di pohon ada 34 burung. Sebanyak 12 burung terbang. Burung yang tersisa ada   ekor.
๐Ÿ”‘ Kunci jawaban

Pilihan ganda: 1-C, 2-A, 3-C, 4-B, 5-D, 6-C, 7-A, 8-B, 9-D, 10-B

Isian singkat: 1) 23   2) 24   3) 8   4) 32   5) 22

⭐ Kesimpulan

  • Pengurangan berarti mengambil atau membuang sebagian benda, tandanya −.
  • Pada pengurangan bersusun, kurangkan satuan dulu, lalu puluhan.
  • Bersyukurlah kepada Allah Ar-Razzaq, dan senang berbagi dengan sesama. ๐Ÿ’–

๐Ÿชž Refleksi Pembelajaran

Hasil pengamatan guru

Sebagian besar murid kelas 2 Abu Hurairah sudah memahami pengurangan bilangan cacah sampai 50 secara bersusun dan dapat menyelesaikan soal cerita. Sebagian kecil murid masih perlu bimbingan, terutama dalam menempatkan satuan dan puluhan pada kolom yang tepat.

Rencana tindak lanjut

  • Murid yang sudah paham: diberi pengayaan soal cerita bertahap dan menjadi tutor sebaya.
  • Murid yang perlu bimbingan: pendampingan kelompok kecil dengan stik es krim dan papan nilai tempat, serta latihan garis bilangan.
  • Pembelajaran berikutnya diawali pengulangan singkat (5 menit) sebelum materi baru.
Semangat belajar, anak-anak hebat! ๐ŸŒท

Minggu, 25 Oktober 2026

Materi Ajar Matematika

 DENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Matematika

Hari / Tanggal        : Senin / 26 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Posisi Benda dan Mengenal Pola Bentuk

Pertemuan             : 26


๐ŸŒธ๐Ÿ”บ๐ŸŸฃ
MatematikaKelas 2 SDFase A

Posisi Benda dan Mengenal Pola Bentuk

Ayo belajar mengamati dan menyusun pola! ๐Ÿ’–

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran

Elemen Geometri, Fase A: peserta didik dapat mengenal berbagai bentuk bangun datar dan bangun ruang serta menentukan posisi benda terhadap benda lain.

Elemen Aljabar, Fase A: peserta didik dapat mengurutkan, meniru, dan melanjutkan pola-pola bukan bilangan (misalnya gambar, warna, dan bentuk).

๐Ÿ“ Tujuan Pembelajaran & Pelaksanaannya

TP 1

Melalui pengamatan benda di sekitar kelas dan permainan, peserta didik dapat menentukan posisi benda (di atas, di bawah, di depan, di belakang, di samping, di antara, di dalam) dengan tepat.
  • MindfulBerdoa, tarik napas 3 kali, lalu mengamati letak benda di kelas dengan tenang.
  • MeaningfulMenyebutkan posisi benda nyata: tas, buku, kursi, dan papan tulis di sekitar mereka.
  • JoyfulPermainan "Sembunyikan Boneka": teman menebak lokasi boneka dari petunjuk posisi.
  • MindfulMengerjakan soal posisi dengan teliti dan membaca petunjuk sampai selesai.

TP 2

Melalui kegiatan menyusun kartu bentuk dan balok warna, peserta didik dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola bentuk dengan benar.
  • JoyfulMenonton video pola dan menyusun pola dari kancing, kartu bentuk, dan balok warna.
  • MeaningfulMenemukan pola di sekitar: ubin lantai, jendela, kain batik, dan pagar.
  • MeaningfulMengaitkan keteraturan pola dengan ciptaan Allah yang tersusun rapi.
  • MindfulRefleksi: "Pola apa yang aku temukan hari ini?"

๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran

1
Mengamati benda nyata dan gambar, lalu menyebutkan serta menentukan posisi benda terhadap benda lain.
2
Mengamati, meniru, dan melanjutkan pola bentuk (pola 2 bentuk dan 3 bentuk) menggunakan kartu dan gambar.

๐Ÿ’ญ Apersepsi

  • Guru mengajak berdoa lalu bertanya: "Anak-anak, tas kalian ada di mana sekarang?"
  • Guru menunjukkan gelang manik: merah, putih, merah, putih. "Apa yang kalian lihat? Bentuk apa yang berulang?"
  • Guru menyampaikan: "Hari ini kita belajar tentang letak benda dan pola bentuk!"

๐Ÿ•Œ Ayat tentang Kebesaran Allah

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ٰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ูˆَูƒِูŠู„ٌ
"Allah pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu."
QS. Az-Zumar: 62

Al-Malik (Maha Merajai)

ูَุชَุนَุงู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْู…َู„ِูƒُ ุงู„ْุญَู‚ُّ
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya."
QS. Thaha: 114

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚ُ ุฐُูˆ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉِ ุงู„ْู…َุชِูŠู†ُ
"Sesungguhnya Allah, Dialah Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh."
QS. Adz-Dzariyat: 58
๐Ÿ’– Kaitan dengan materi: Allah menciptakan langit di atas dan bumi di bawah, serta menyusun alam dengan teratur, seperti pola pada sarang lebah dan sisik ikan. Allah juga memberi kita rezeki, sehingga kita bersyukur dan menjaga benda dengan menaruhnya di tempat yang benar.

๐Ÿ“š Inti Materi

1. Posisi benda

Posisi benda menunjukkan letak suatu benda terhadap benda lain.
⚽
๐Ÿ“ฆ
Bola di atas kotak
๐Ÿ“ฆ
⚽
Bola di bawah kotak
๐Ÿงธ ⚽Bola di samping boneka
๐ŸŽ ⚽ ๐Ÿš—Bola di antara apel dan mobil
⚽Bola di dalam kotak
๐Ÿš— ➡️ ๐Ÿ Mobil di depan rumah, rumah di belakang mobil

Kiri dan kanan dilihat dari sisi kita sendiri. Tangan kanan memegang pensil.

2. Contoh letak benda di kelas

buku di atas meja.tas di bawah mejakursi di samping meja

3. Apa itu pola?

Pola adalah susunan gambar, warna, atau bentuk yang berulang secara teratur. Untuk melanjutkan pola, cari bagian yang berulang.

Pola 2 bentuk, berulang tiap 2 bentuk (lingkaran, persegi):

Pola 3 bentuk, berulang tiap 3 bentuk (bintang, lingkaran, segitiga):

4. Cara melanjutkan pola

  1. Amati gambar dari kiri ke kanan.
  2. Temukan bagian yang berulang (inti pola).
  3. Tunjuk bentuk satu per satu, lalu lanjutkan sesuai inti pola.

Contoh: lingkaran, lingkaran, segitiga, lingkaran, lingkaran, segitiga, lingkaran, lingkaran, ...

?

Inti polanya ● ● ▲, jadi bentuk berikutnya adalah segitiga.

5. Pola di sekitar kita

๐ŸŸฅ⬜๐ŸŸฅ⬜Ubin lantai
๐ŸŒธ๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐ŸŒฟTaman bunga
๐Ÿ”ด⚪๐Ÿ”ด⚪Gelang manik

๐ŸŽฌ Video Pembelajaran

Tonton video, lalu ceritakan kembali apa yang kamu pelajari.
▶ Cari video posisi benda ▶ Cari video pola bentuk

๐Ÿงฐ Media dan Alat Peraga

๐ŸงธBoneka dan kotak
๐ŸงฉBalok susun warna
๐Ÿ”ดKancing / manik warna
๐Ÿ”ทKartu bentuk
๐Ÿ“ฟTali untuk merangkai
๐ŸŽฌVideo pembelajaran

✏️ Latihan Soal

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang benar)

Keterangan bentuk: ● lingkaran (merah muda tua), ■ persegi (merah muda muda), ▲ segitiga (ungu tua), ★ bintang (kuning).

1. Buku berada di atas meja. Meja berada ... buku.
A. di atasB. di bawahC. di sampingD. di dalam
2. Perhatikan gambar. Benda yang berada di antara apel dan mobil adalah ...
๐ŸŽ ⚽ ๐Ÿš—
A. apelB. bolaC. mobilD. buku
3. Perhatikan gambar. Kelinci berada di sebelah ... anjing.
๐Ÿฑ ๐Ÿถ ๐Ÿฐ
A. kiriB. atasC. kananD. bawah
4. Bentuk yang tepat untuk tanda tanya adalah ...
?
A. lingkaranB. persegiC. segitigaD. bintang
5. Bentuk yang tepat untuk tanda tanya adalah ...
?
A. segitigaB. persegiC. lingkaranD. bintang
6. Bentuk yang tepat untuk tanda tanya adalah ...
?
A. lingkaranB. persegiC. bintangD. segitiga
7. Perhatikan gambar. Burung berada ... kotak.
๐Ÿฆ
A. di atasB. di bawahC. di sampingD. di dalam
8. Topi berada di atas kepala. Kepala berada ... topi.
A. di bawahB. di atasC. di sampingD. di dalam
9. Bentuk yang tepat untuk tanda tanya adalah ...
?
A. persegiB. bintangC. lingkaranD. segitiga
10. Perhatikan pola. Bentuk pada urutan ke-9 (paling kanan) adalah ...
A. lingkaranB. persegiC. segitigaD. bintang

B. Isian Singkat (isi titik-titik)

1. Kursi berada di depan meja. Meja berada di ........ kursi.
2. Perhatikan pola. Bentuk berikutnya adalah ........ .
?
3. Ikan berada di ........ akuarium.
4. Perhatikan pola. Bentuk berikutnya adalah ........ .
?
5. Rani berdiri di antara Dita dan Budi. Dita di sebelah kiri Rani. Budi di sebelah ........ Rani.
๐Ÿ”‘ Kunci jawaban (untuk guru)

Pilihan ganda: 1-B, 2-B, 3-C, 4-B, 5-C, 6-A, 7-D, 8-A, 9-D, 10-C

Isian singkat: 1) belakang   2) segitiga   3) dalam   4) segitiga   5) kanan

⭐ Kesimpulan

  • Posisi benda menunjukkan letak benda: di atas, di bawah, di depan, di belakang, di samping, di antara, dan di dalam.
  • Pola adalah susunan yang berulang secara teratur.
  • Untuk melanjutkan pola, temukan inti pola yang berulang.
  • Allah Maha Pencipta, Maha Merajai, dan Maha Pemberi Rezeki. Alam tersusun rapi dan teratur. ๐Ÿ’–

๐Ÿชž Refleksi Pembelajaran

Hasil pengamatan guru

Sebagian besar murid kelas 2 Abu Hurairah sudah memahami posisi benda dan dapat melanjutkan pola bentuk. Sebagian kecil murid masih perlu bimbingan, terutama dalam membedakan kiri dan kanan serta melanjutkan pola 3 bentuk.

Rencana tindak lanjut

  • Murid yang sudah paham: diberi pengayaan membuat pola sendiri dan menjadi tutor sebaya.
  • Murid yang perlu bimbingan: pendampingan kelompok kecil dengan kartu bentuk dan manik, serta permainan arah kiri-kanan.
  • Pembelajaran berikutnya diawali pengulangan singkat (5 menit) tentang posisi dan pola.
Semangat belajar, anak-anak hebat! ๐ŸŒท

Kamis, 22 Oktober 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru            : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mapel                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Jumat / 23 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Abu Hurairah

Materi                     : Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Pertemuan             : 25 (Mengulang materi)


ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َٰู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

๐ŸŽค Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir

Bahasa Indonesia • Kelas 2 • Kurikulum Merdeka

๐ŸŸฆ Awal๐ŸŸจ Tengah๐ŸŸฉ Akhir๐Ÿ—ฃ️ Membacakan
1Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Membaca & Berbicara dan Mempresentasikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lafal yang jelas, serta berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu membacakan cerita sederhana dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut kepada pendengar, serta menjadi pendengar yang penuh perhatian saat orang lain bercerita.

2Tujuan Pembelajaran
๐ŸŽฏTP UMUM
Murid dapat membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir.
๐Ÿ“–MEANINGFUL
Melalui kegiatan membacakan cerita sederhana dari teks atau pengalaman sendiri, peserta didik mampu membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir secara runtut.
๐Ÿ’ฌMEANINGFUL
Peserta didik mampu menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya kepada pendengar.
๐Ÿง˜MINDFUL
Melalui latihan membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca, peserta didik mampu membacakan cerita dengan lafal, volume, dan intonasi yang tepat.
๐Ÿ‘‚MINDFUL
Peserta didik mampu menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
๐Ÿ˜„JOYFUL
Melalui kegiatan bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi yang menarik, peserta didik mampu membacakan cerita dengan gembira dan percaya diri.
3Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran membaca dengan tenang (mindful), pemahaman inti (TP umum), pemaknaan dalam bercerita (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

KodeAlur Tujuan Pembelajaran
3.1MINDFUL Peserta didik membaca dengan tenang, memperhatikan tanda baca, lafal, dan intonasi yang tepat.
3.2TP UMUM Peserta didik membacakan cerita dengan alur awal, tengah, dan akhir. ← inti materi
3.3MEANINGFUL Peserta didik membacakan cerita sederhana (teks atau pengalaman sendiri) secara runtut dari awal, tengah, hingga akhir.
3.4MEANINGFUL Peserta didik menjelaskan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.
3.5MINDFUL Peserta didik menjadi pendengar yang penuh perhatian saat temannya membacakan cerita.
3.6JOYFUL Peserta didik bergiliran membacakan cerita di depan teman dengan ekspresi gembira dan percaya diri.
4Model & Metode Pembelajaran
๐ŸŒฑ Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis praktik membacakan cerita dan umpan balik teman, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
๐Ÿง‘‍๐ŸซDemonstrasi (Membaca Nyaring) – guru mencontohkan cara membacakan cerita dengan suara jelas, jeda, dan intonasi yang tepat.
๐ŸคLatihan Berpasangan – siswa berlatih membacakan cerita kepada teman sebangku dan saling memberi masukan.
๐ŸŽญUnjuk Kerja – siswa bergiliran membacakan cerita di depan kelas.
๐Ÿ’ฌTanya Jawab & Diskusi – siswa menyebutkan bagian awal, tengah, akhir dan pesan dari cerita yang dibacakan.
๐Ÿ“Penugasan – latihan soal mandiri bertingkat untuk mengukur pemahaman siswa.
5Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
ุงู„ْุฎَุงู„ِู‚
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan lisan, suara, dan kemampuan membaca pada diri kita. Allah juga memerintahkan kita untuk membaca (Iqra').

ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki berupa telinga untuk mendengar dan cerita-cerita yang penuh pelajaran yang bisa kita bagikan kepada orang lain.

ุงู„ْู…َู„ِูƒ
Al-Malik (Yang Maha Merajai/Menguasai)

Allah mengatur segala sesuatu secara berurutan dan teratur, seperti pagi, siang, lalu malam yang datang silih berganti.

๐Ÿ’ก Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita agar mampu membaca. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga dan cerita-cerita bermanfaat untuk dibagikan. Dan seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, hari ini kita akan belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

๐Ÿค” Pertanyaan Perenungan:
  1. Allah Al-Khaliq menciptakan lisan dan suara kita serta memerintahkan kita untuk membaca. Menurutmu, mengapa membacakan cerita dengan suara yang jelas bisa membuat pendengar senang dan mudah paham?
  2. Allah Ar-Razzaq memberi kita telinga untuk mendengar cerita. Bagaimana perasaanmu saat temanmu membacakan cerita dengan baik dan kamu mendengarkannya dengan penuh perhatian?
  3. Allah Al-Malik mengatur segala sesuatu secara berurutan. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika kita membacakan cerita mulai dari bagian akhir dulu, lalu awal, lalu tengah?
6Yuk, Ingat Lagi! (Menuliskan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, dan Akhir)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1.Alur cerita terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir.B / S
2.Bagian awal cerita berisi penyelesaian masalah.B / S
3.Bagian tengah cerita berisi kejadian-kejadian yang dialami tokoh.B / S
4.Cerita yang baik boleh ditulis dengan urutan acak tanpa aturan.B / S
5.Bagian akhir cerita menceritakan bagaimana cerita itu berakhir dan perasaan tokoh.B / S
✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (penyelesaian masalah ada di bagian akhir)   3. Benar   4. Salah (cerita harus runtut)   5. Benar

7Video Pembelajaran

๐ŸŽฌ Tonton video di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

8Ayo Belajar: Membacakan Cerita dengan Alur Awal, Tengah, Akhir

๐ŸŽค A. Apa itu Membacakan Cerita?

Membacakan cerita artinya membaca sebuah cerita dengan suara yang jelas kepada pendengar, secara berurutan dari bagian awal, tengah, sampai akhir.

Contoh sehari-hari: Saat Ibu Guru meminta kamu membacakan cerita di depan kelas, atau saat kamu membacakan buku cerita untuk adikmu sebelum tidur.

๐Ÿ“– B. Contoh Cerita untuk Dibacakan

"Rani dan Kucing Kecil"

AWALSore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya.
TENGAHRani memberi kucing itu susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus. Rani juga bertanya kepada tetangga, siapa pemilik kucing itu.
AKHIRBu Siti, pemilik kucing itu, datang menjemput. Rani merasa senang karena kucing kecil itu sudah pulang.

๐Ÿ—ฃ️ C. Tips Membacakan Cerita dengan Baik

๐Ÿ”ŠVolume jelas – tidak terlalu pelan, tidak terlalu keras.
⏸️Perhatikan tanda baca – berhenti sejenak saat bertemu titik dan koma.
๐ŸŽญIntonasi sesuai isi – riang untuk bagian senang, pelan untuk bagian sedih.
๐Ÿ‘€Tatap pendengar – dan beri jeda singkat antar bagian awal, tengah, dan akhir.
.
Titik: berhenti sejenak
,
Koma: jeda singkat
?
Tanya: nada naik
!
Seru: nada semangat

๐Ÿ“ D. Langkah Membacakan Cerita

1Baca cerita dalam hati terlebih dahulu sampai paham isinya.
2Tandai bagian awal, tengah, dan akhir cerita.
3Berlatih membaca dengan suara, jeda, dan intonasi yang tepat.
4Bacakan cerita di depan teman dengan percaya diri.
5Ceritakan kembali pesan atau pelajaran dari cerita tersebut.
๐ŸŽค ๐Ÿ“– ๐ŸŸฆ ๐ŸŸจ ๐ŸŸฉ
9Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH

1. Saat membacakan cerita, suara yang tepat adalah ....

A. jelas dan terdengar oleh pendengar

B. sangat pelan sampai tidak terdengar

C. berteriak sekeras-kerasnya

D. berbisik

MUDAH

2. Cerita dibacakan dengan urutan ....

A. akhir, awal, tengah

B. awal, tengah, akhir

C. tengah, akhir, awal

D. akhir, tengah, awal

MUDAH

3. Saat bertemu tanda titik (.) ketika membaca, kita sebaiknya ....

A. membaca semakin cepat

B. berteriak

C. berhenti sejenak

D. melompati kalimat

SEDANG

4. Tanda baca yang membuat kita menaikkan nada saat membaca kalimat adalah tanda ....

A. titik

B. koma

C. hubung

D. tanya

SEDANG

5. Ketika membacakan bagian cerita yang sedih, intonasi yang tepat adalah ....

A. pelan dan penuh perasaan sedih

B. riang dan melompat-lompat

C. tertawa keras

D. datar tanpa ekspresi sama sekali

SEDANG

6. "Sore itu, Rani menemukan seekor kucing kecil menangis di depan rumahnya." Kalimat ini dibacakan pada bagian ... cerita.

A. tengah

B. awal

C. akhir

D. judul

SEDANG

7. "Rani memberi susu dan membuatkan tempat tidur dari kardus." Kalimat ini termasuk bagian ... cerita.

A. awal

B. akhir

C. tengah

D. penutup

SUKAR

8. Saat temanmu sedang membacakan cerita di depan kelas, sikap pendengar yang baik adalah ....

A. mengobrol dengan teman sebelah

B. bermain sendiri

C. memotong cerita sambil berteriak

D. menyimak dengan tenang dan penuh perhatian

SUKAR

9. Doni membacakan cerita dengan suara jelas dan memberi jeda singkat di antara bagian awal, tengah, dan akhir. Hal ini membantu pendengar untuk ....

A. lebih mudah memahami urutan cerita

B. bingung dengan isi cerita

C. tertidur

D. melupakan ceritanya

SUKAR

10. Sinta membacakan cerita "Rani dan Kucing Kecil" tetapi ia membacanya mulai dari bagian akhir, lalu awal, lalu tengah. Dampaknya bagi pendengar adalah ....

A. cerita jadi lebih mudah dipahami

B. pendengar bingung karena urutan kejadian tidak runtut

C. tidak ada pengaruhnya

D. pendengar jadi lebih paham

✔Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. A
6. B
7. C
8. D
9. A
10. B
10Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

๐Ÿง˜ Mindful (Kesadaran Penuh)

  • Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Razzaq, dan Al-Malik di awal pembelajaran melatih siswa hadir sepenuhnya dan merenungkan nikmat lisan, suara, dan telinga.
  • Membaca dengan tenang dan memperhatikan tanda baca melatih ketelitian dan kesadaran siswa saat membacakan cerita.
  • Menyimak teman yang sedang membacakan cerita melatih siswa menjadi pendengar yang penuh perhatian.

๐ŸŽฏ Meaningful (Bermakna)

  • Membacakan cerita dikaitkan dengan kegiatan nyata siswa, seperti membacakan cerita di kelas atau untuk adik di rumah.
  • Siswa diajak menemukan pesan atau pelajaran dari cerita yang dibacakannya.

๐Ÿ˜„ Joyful (Menyenangkan)

  • Video pembelajaran memberi variasi visual dan audio agar siswa lebih mudah memahami alur cerita.
  • Bergiliran membacakan cerita dengan ekspresi menarik membuat siswa antusias dan percaya diri tampil di depan teman.
11Kesimpulan
Hari ini kita belajar membacakan cerita dengan urutan awal, tengah, dan akhir, menggunakan suara yang jelas, jeda yang tepat pada tanda baca, dan intonasi yang sesuai isi cerita. Kita juga belajar menjadi pendengar yang baik. Seperti Allah Al-Malik yang mengatur segala sesuatu secara berurutan, mari kita membacakan cerita dengan runtut dan penuh semangat agar pendengar senang dan mudah memahaminya. ๐ŸŒŸ
Refleksi: sebagian besar murid kelas 2 abu hurairah sudah memahami materi yang telah disampaikan,