Rabu, 11 Februari 2026

Materi Ajar, Kamis 12 Februari 2026

 Materi Ajar Seni Rupa

Hari/ Tanggal      : Kamis/ 12 Februari 2026

Kelas                     : 2 Abu Hurairah

Mata Pelajaran    : Seni Rupa

Materi                   : Seni Melipat Kertas

CP                          :  Murid mampu mengeksplorasi alat dan bahan di lingkungan sekitar serta menuangkannya dalam karya seni kolase dan seni tempel kertas sebagai media berekspresi dan bercerita.

TP                                :  

Siswa mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa (bentuk dan bidang) dalam sebuah karya. Siswa mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan di sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya.



SENI MELIPAT KERTAS


Perhatikan gambar berikut ini!


Seni melipat kertas.
Gambar tersebut merupakan seni dalam melipat kertas.
Kertas yang digunakan memiliki bentuk beranekaragam.
Seni ini diperkenalkan dengan istilah origami.
Dalam bahasa Jepang memiliki arti seni melipat kertas serta menggabungkan origami menggunakan ilustrasi yang sederhana.
 
Pendalaman Materi
A.Sejarah Seni Melipat Kertas
 
Seni melipat kertas sudah ada sejak lama.
Sejarah perkembangan seni melipat kertas ini tidak lepas dari penemuan kertas.
Kertas yang dibuat dari pulp-atau bubur kertas.
Kertas pada awalnya diperkenalkan masyarakat Jepang.
Pada masa pemerintahan Kaisar Wanita Suiko.
 
Sejak saat itu origami menjadi populer dan turun menurun serta diwariskan-
Pada zaman Heian pada tahun 741-1191 Masehi.
Hal tersebut digunakan untuk upacara agama Shinto.
Seni melipat kertas se bagai karya seni tradisional.
Seni melipat kertas ada sejak zaman dahulu.
Pada tahun 1880, seni melipat kertas mulai dikenal.
Mulai dikenal di seluruh kalangan.
Atau sekitar abad ke-6 orang Jepang sudah mengenal seni melipat ini.
Jepang sebagai negara asal mula dari seni melipat ini.
Dan ternyata seni ini memiliki fakta yang mengagumkan.
Setelah seni melipat kertas ini diperkenalkan di Jepang, Kemudian berkembang ke berbagai penjuru dunia.
Bukan hanya Jepang saja,
namun di Cina dan benua Eropa juga.
Seni yang dikenal karena gerak tangan ini memiliki banyak keunggulan.
 
 
Tugas Mandiri
Carilah informasi dari berbagai sumber
mengenai sejarah masuknya karya seni origami ke Indonesia!
Informasi dapat berasal dari media cetak, media elektronik, atau internet.
Tuliskan hasilnya pada kolom berikut!
Kerjakan secara mandiri dan bertanggung jawab!

Presentasikan hasilnya di depan kelas dengan percaya diri dan suara lantang


Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..


Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Selasa, 10 Februari 2026

Materi Ajar, Rabu 11 Februari 2026

 MATERI AJAR

MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN PANCASILA

  

Hari / Tanggal                 :  Rabu / 11 Februari 2026

Kelas                                 :  2 Abu Hurairah 

Mata Pelajaran                 :  Matematika

Materi                                :  Pecahan

Media                            :  Video

CP                                       : 

CP                                       : 

Membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu; mengukur dan mengestimasi panjang dan berat benda menggunakan satuan tidak baku.

 

TP                                :  

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi benda-benda di sekitar yang dapat diukur beratnya.

  2. Menjelaskan pengertian satuan berat baku dan tidak baku dengan contoh nyata.

  3. Mengukur berat benda menggunakan satuan tidak baku (misalnya batu, biji jagung, kelereng, atau tutup botol).


Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.



1. Pengertian Berat

Berat menunjukkan seberapa berat atau ringan suatu benda.
Untuk mengetahui berat benda, kita mengukur dengan alat atau satuan tertentu.


2. Satuan Tidak Baku

Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak tetap, bisa berbeda-beda tergantung alat ukur yang digunakan.
Contohnya:

  • Biji jagung ๐ŸŒฝ

  • Batu kecil ๐Ÿชจ

  • Kelereng ๐Ÿ”ต

  • Tutup botol ๐Ÿงด

๐Ÿ“ท Contoh Gambar Satuan Tidak Baku:


Menimbang benda dengan kelereng atau batu kecil.

Kelemahan: hasilnya tidak selalu sama karena ukuran benda pembanding bisa berbeda.


3. Satuan Baku

Satuan baku adalah satuan yang ditetapkan secara resmi dan hasilnya pasti.
Contohnya:

  • Gram (g)

  • Kilogram (kg)

๐Ÿ“ท Contoh Alat Ukur Satuan Baku:


Timbangan dapur dengan satuan gram dan kilogram.


4. Alat Ukur Berat

Beberapa alat ukur berat yang umum digunakan:

NoNama AlatKegunaanSatuan
1Neraca dua lengan ⚖️Menimbang benda kecil dengan perbandinganTidak baku
2Timbangan dapur ๐ŸฐMenimbang bahan makananGram
3Timbangan badan ๐Ÿšถ‍♀️Menimbang berat tubuh manusiaKilogram
4Timbangan pasar ๐Ÿฅ”Menimbang barang daganganKilogram

5. Perbandingan Berat Benda

  • Benda yang lebih berat akan membuat jarum timbangan turun lebih banyak.

  • Contoh:

    • 1 kg beras lebih berat daripada 500 g gula.

    • Bola besi ⚫ lebih berat dari bola plastik ⚪.

๐Ÿ“ท Contoh Gambar Perbandingan Berat:


6. Kegiatan Sederhana

Guru dapat mengajak murid:

  • Menimbang penghapus dengan batu kecil (tidak baku).

  • Menimbang apel dan pisang dengan timbangan dapur (baku).

  • Mencatat hasil pengukuran di tabel.

๐Ÿ“ Contoh tabel pengukuran:

Nama BendaBerat (satuan tidak baku: batu)Berat (satuan baku: gram)
Penghapus5 batu50 g
Pensil2 batu20 g
Buku10 batu200 g

๐Ÿง  Kata Kunci:

  • Berat

  • Satuan baku

  • Satuan tidak baku

  • Timbangan

  • Gram

  • Kilogram


Mapel                            :  Pendidikan Pancasila

Materi                                 :  

1.       Ayo berkenalan dengan orang dalam Keluargaku dan benda di Rumahku

2.       Aku suka berbagi dan tolong menolong

CP                                       : 

Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan  kepercayaan di lingkungan rumah  dan sekolah.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.


Perhatikan gambar berikut!



Tahukah kamu makna semboyan Negara Indonesia?

Negara Indonesia mempunyai semboyan yaitu Bhineka Tunggal Ika

Kebhinekaan berarti kita beragam dan berbeda.

Tetapi keberagaman dan perbedaan itu bukan untuk di cela, dihina dan dimusuhi.

Keberagaman mengharuskan kita untuk hidup dalam kerukunan.

Meskipun berbeda agama, kita tetap berteman.

Meskipun berbeda suku, kita tetap berteman.

Dengan kita berteman dengan siapa saja, kita dapat memperluas persahabatan, dan kita bisa saling tolong menolong.

Bhineka Tunggal Ika dapat ditemukan dalam Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.

Bhinneka artinya beragam. Tunggal artinya Satu Ika artinya beragam yang satu.

Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua.

Artinya, walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, budaya, adat, Bahasa dan lainlain, namun tetap satu kesatuan sebangsa dan setanah air.

Bhinneka Tunggal Ika diusulkan oleh Muhammad Yamin kepada Ir.Soekarno agar dijadikan semboyan negara.




Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..

Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Minggu, 08 Februari 2026

Materi Ajar, Senin 09 Februari 2026

 


MATERI AJAR
BAHASA INDONESIA


Hari / Tanggal                   :  Senin / 9 Februari 2026

Mata Pelajaran           :  Bahasa Indonesia

Materi                          :  Bijak Memakai Uang

CP                                       : 

Mengamati

§  Menjelaskan kata-kata baru pada gambar dengan menggunakan petunjuk visual.

Menulis

§  Menuliskan namanama pekerjaan yang sering ditemui sehari-hari.

Berdiskusi

§  Melaksanakan kesepakatan giliran berbicara, menanggapi komentar, dan bertanya ketika berdiskusi kelompok.

Menulis

§  Menuliskan beberapa kalimat yang berisi informasi menggunakan kata kunci sesuai topik.

Menulis

§  Menjelaskan apa yang dialami dan dilakukan oleh tokoh cerita.

§  Menyampaikan pendapat terhadap cerita dengan mengaitkan pesan pada cerita dengan pengalaman pribadinya.

Berbicara

§  Menyusun gambar yang mewakili awal, tengah, dan akhir cerita.

Berdiskusi

§  Menjelaskan objek yang dikategorikan.

Menirukan dan Melakukan

§  Menyimak instruksi sederhana dan melakukannya.

Berbicara

§  Menyampaikan pendapat terhadap lirik lagu.

Membaca

§  Menjelaskan pesan penulis pantun.

Menulis

§  Menuliskan beberapa kata untuk melengkapi pantun.


TP                                :  

Melalui mengamati petunjuk visual di dalam gambar “Cara-Cara Mendapatkan Uang”, peserta didik dapat memahami kata-kata baru pada gambar.

Melalui menemukenali kata dalam kotak kata, peserta didik dapat menuliskan nama-nama pekerjaan.






Sore ini Arai menemui Labih. 
“Kakak ingin pinjam komikku?” tanya Arai.
Labih menggeleng. 
Dia sudah tahu maksud Arai. 
Pasti ada udang di balik batu.

Dugaan Labih benar. 
Arai ingin membeli kue dange, tetapi uangnya tidak cukup. 
Ini bukan pertama kalinya Arai kehabisan uang 
Labih mengingatkan Arai untuk berhemat. 
“Jangan sampai besar pasak daripada tiang.”



KOSA KATA BARU



BERDISKUSI
Berdiskusilah dengan tiga teman kalian. 
Apa peribahasa yang tepat untuk cerita berikut? 

1. Minggu depan akan ada perayaan hari kemerdekaan.  
    Siswa SD Merdeka bersama-sama membersihkan sekolah. 
    Siswa kelas 2A sudah selesai membersihkan kelas. 
     Kemudian, mereka membantu siswa dari kelas lain.



2. Labih tak sengaja merusak pot milik ibu.  
    Labih tahu ibu sangat suka teh hangat.  
     Labih membuatkan ibu teh sebelum minta maaf. 

3. Arai mendapat uang saku Rp10.000,00 untuk seminggu.  
    Arai sangat suka jajan. 
    Biasanya uang Arai habis pada hari keempat.



Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..


Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum 

Kamis, 05 Februari 2026

Materi Ajar, Jum’at 6 Februari 2026

                                     MATERI AJAR Bahasa Indonesia


Hari / Tanggal                  :  Jumat / 6 Februari 2026

Mapel                              :  Bahasa Indonesia

Materi                      :  Mengenal dan Menghargai Perbedaan, Menghargai Barang Kepunyaan Orang Lain, serta Berkomunikasi dengan Baik dan Sopan.

CP                                       : 

Menyimak

·         Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Membaca dan Memirsa

·      Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

·         Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

Menulis    

·         Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.






·         Ucapkan kata-kata ajaib yang ada di Buku Siswa dengan lantang, lalu minta peserta didik menirukannya.

·         Tekankan perbedaan cara mengucapkan kata-kata tersebut.

·         Tanyakan pernah atau tidaknya peserta didik mendengar kata-kata tersebut.

·         Tanyakan kepada para peserta didik, mereka tahu atau tidak tentang konteks penggunaan kata-kata tersebut.

·         Beri penjelasan tentang penggunaan kata tersebut satu per satu jika diperlukan.

-        Kata tolong digunakan untuk meminta bantuan atau memperhalus kalimat perintah.

Contoh: “Tolong tutup pintu itu.”

-        Kata terima kasih digunakan setelah menerima bantuan atau pemberian orang lain.

Contoh: “Terima kasih sudah memberiku kue.”

-        Kata permisi/ maaf digunakan untuk meminta izin secara sopan.

Contoh: “Permisi, Bu, saya hendak pergi ke toilet.”

“Maaf, Pak, bolehkah saya bertanya tentang bacaan?”

-        Kata silakan digunakan untuk memberi izin secara sopan.

Contoh: “Silakan masuk lebih dahulu.”

-        Kata maaf digunakan untuk meminta maaf setelah melakukan kesalahan.

Contoh: “Maaf karena saya terlambat masuk.”



·         Ucapkan satu kata ajaib, lalu minta peserta didik menirukannya.

·         Satu demi satu tambah jumlah kata ajaib yang Anda ucapkan sekaligus.

Misal: tolong, silakan, terima kasih, permisi, maaf, silakan, tolong.

·         Lakukan kegiatan ini selama lima hingga sepuluh menit.

·         Anda bebas menentukan jumlah kata ajaib sesuai kemampuan peserta didik di kelas Anda.

·         Anda dapat melakukan beberapa alternatif untuk permainan ini, antara lain: meminta peserta didik menirukan urutan kata ajaib secara bergiliran; memilih peserta didik yang lebih dahulu mengangkat tangan untuk menirukan urutan kata ajaib; mengizinkan seisi kelas menjawab bersama-sama.





·         Mintalah peserta didik bekerja bersama seorang teman.

·  Minta setiap pasangan memilih satu kartu peran, lalu membuat percakapan menggunakan kata-kata ajaib.

·         Setiap tokoh dalam percakapan mengucapkan sedikitnya dua kalimat.

Berkelilinglah untuk memeriksa hasil kerja tiap pasangan dan memastikan hal tersebut.

·         Jika ada pasangan yang belum memenuhi kriteria yang telah ditentukan, beri mereka waktu khusus untuk memperbaiki.

·         Minta setiap pasangan mencatat percakapannya di kertas agar bisa digunakan untuk berlatih dan saat peragaan.

·         Minta setiap pasangan bergiliran memeragakan percakapan masing-masing di depan kelas



Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..


Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.