Kamis, 30 Juli 2026

Kelas 2 Abu Hurairah, Materi Ajar Bahasa Indonesia

Nama Guru           : Amelia Anggraini, S. Pd

Hari/ Tanggal       : Jumat / 31 Juli 2026

Kelas                    : Kelas 2 Abu Hurairah

Mata Pelajaran    : Bahasa Indonesia

Materi Ajar           : Memahami fungsi tanda baca titik pada kalimat 



Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!

Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya? 

Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?


Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^

Yuk, kita mulai dengan semangat!


Berikut di bawah ini Materi Bahasa Indonesia

📖 BAHASA INDONESIA - KELAS 2 📖

🔵 Memahami Fungsi Tanda Baca Titik (.) 🔵

🔁 Mengingat Kembali

Sebelumnya kita sudah belajar penggunaan huruf kapital dalam kalimat. Sekarang, ayo kita belajar tentang tanda baca titik yang juga penting dalam menulis kalimat!

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan fungsi tanda baca titik dalam sebuah kalimat.
  2. Menempatkan tanda titik pada akhir kalimat berita dengan tepat.
  3. Mengidentifikasi kalimat yang belum menggunakan tanda titik dengan benar.
  4. Membuat kalimat sederhana dengan tanda titik yang tepat.

💭 Apa itu Tanda Titik?

Tanda titik (.) adalah tanda baca yang digunakan untuk menandai akhir sebuah kalimat berita, yaitu kalimat yang menceritakan atau menyampaikan suatu informasi. Tanda titik membantu pembaca mengetahui bahwa satu kalimat telah selesai.

📌 Fungsi Tanda Baca Titik

1️⃣ Mengakhiri kalimat berita

✅ Ibu memasak nasi goreng.

✅ Adik bermain layang-layang di lapangan.

2️⃣ Memisahkan jam, menit, dan detik

✅ Pukul 07.30 kami berangkat sekolah.

3️⃣ Digunakan pada singkatan gelar atau nama

✅ Bapak Ahmad, S.Pd. adalah guru olahraga kami.

🔍 Ayo, Bandingkan Kalimat Berikut!

Belum TepatSudah Tepat
Rani pergi ke sekolahRani pergi ke sekolah.
Kucing itu tidur di kursiKucing itu tidur di kursi.
Kami belajar di kelasKami belajar di kelas.

📝 Ayo Berlatih!

  1. Tambahkan tanda titik yang tepat: "Dito membaca buku di perpustakaan"
  2. Tambahkan tanda titik yang tepat: "Ayah bekerja di kantor setiap pagi"
  3. Apa fungsi tanda titik dalam sebuah kalimat berita?
  4. Buatlah satu kalimat berita tentang kegiatanmu di pagi hari, lengkap dengan tanda titik!
  5. Perbaiki kalimat berikut: "kami bermain bola di lapangan"
🔑 Klik untuk Lihat Kunci Jawaban

🌟 Jangan lupa gunakan tanda titik di akhir kalimat agar tulisanmu rapi dan mudah dipahami! 🌟

Rabu, 29 Juli 2026

Kelas 2 Abu Hurairah, Materi Ajar Seni Rupa

 Materi Ajar Seni Rupa

Nama Guru        : Amelia Anggraini, S. Pd

Hari/ Tanggal     : Kamis / 30 Juli 2026

Kelas                  : Kelas 2 Abu Huraurah

Mata Pelajaran  : Seni Rupa

Materi Ajar         : Mengelompokkan Beberapa Objek yang Memiliki Warna Sama 


Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!

Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya? 


Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?


Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^

Yuk, kita mulai dengan semangat!


Berikut di bawah ini Materi Seni Rupa


Tujuan Pembelajaran

1.   Murid dapat menyebutkan warna primer, sekunder, dan tersier dengan benar.

2.   Murid dapat menunjukkan contoh benda di sekitar yang memiliki warna primer, sekunder, dan tersier.

3.   Murid dapat mengelompokkan beberapa objek/gambar berdasarkan kesamaan warna.

4.   Murid dapat mempresentasikan hasil pengelompokan warna secara sederhana di depan kelas.


Apa itu Warna Primer, Sekunder, dan Tersier?

Warna-warna di dunia ini sangat banyak dan indah. Namun, semua warna itu berasal dari beberapa warna dasar saja. Ayo kita kenali tiga kelompok warna berikut ini!

🎨 Warna Primer

• Warna primer adalah warna dasar yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

• Warna primer terdiri atas: Merah, Kuning, dan Biru.

 

🎨 Warna Sekunder

• Warna sekunder adalah warna hasil campuran dua warna primer dengan jumlah yang sama banyak.

• Merah + Kuning = Jingga (Oranye)

• Kuning + Biru = Hijau

• Biru + Merah = Ungu

 

🎨 Warna Tersier

• Warna tersier adalah warna hasil campuran satu warna primer dengan satu warna sekunder di sebelahnya.

• Contoh: Merah + Jingga = Jingga Kemerahan

• Contoh: Kuning + Hijau = Hijau Kekuningan

• Contoh: Biru + Ungu = Ungu Kebiruan

 

2. Mengenal Roda Warna

Roda warna membantu kita melihat hubungan antara warna primer, sekunder, dan tersier. Perhatikan gambar roda warna di bawah ini.



Contoh Benda di Sekitar Kita

Banyak benda di sekitar kita yang memiliki warna primer, sekunder, atau tersier. Ayo kita amati bersama!

Warna

Nama Warna

Contoh Benda di Sekitar Kita

 

Merah (Primer)

Apel, bendera, topi Sinterklas, buah tomat

 

Kuning (Primer)

Pisang, matahari pada gambar, jagung, bunga matahari

 

Biru (Primer)

Langit cerah, laut, seragam olahraga, payung

 

Jingga (Sekunder)

Jeruk, wortel, bunga kertas, jaket pelampung

 

Hijau (Sekunder)

Daun, rumput, buah mangga muda, sayur bayam

 

Ungu (Sekunder)

Buah anggur, terong, bunga lavender, sepatu

 

Jingga Kemerahan (Tersier)

Sunset/senja, kepiting rebus, cabai matang

 

Hijau Kekuningan (Tersier)

Buah alpukat muda, daun muda, apel hijau

 

Biru Keunguan (Tersier)

Bunga anggrek, langit senja, terong ungu tua

Refleksi:

Alhamdulillah oembelaharan berjalan dengan baik dan lancar, dari 29 murid hanya 4 yang masih perlu bimbingan dalam pembelajaran seni rupa hari ini.

Selasa, 28 Juli 2026

Kelas 2 Abu Hurairah, Materi Ajar Pendidikan Pancasila

 Materi Ajar Pendidikan Pancasila

Nama Guru              : Amelia Anggraini, S.Pd.

Hari/ Tanggal       : Rabu, 29 Juli 2026

Kelas                    : Kelas 2 Abu Hurairah

Mata Pelajaran    : Pendidikan Pancasila

Materi Ajar           : Memahami Lambang Negara dan Pancasila



Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!

Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya? 

Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?


Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^

Yuk, kita mulai dengan semangat!


Berikut di bawah ini Materi Pendidikan Pancasila

✨ PENDIDIKAN PANCASILA - KELAS 2 ✨

🦅 Memahami Lambang Negara dan Pancasila 🦅

Bab: Aku Cinta Pancasila (Bagian 2)

🔁 Mengingat Kembali

Sebelumnya, kita sudah mengenal lima simbol Pancasila: bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. Sekarang, ayo kita pahami lebih dalam makna lambang negara kita!

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan alasan Garuda dipilih sebagai lambang negara Indonesia.
  2. Menyebutkan bunyi kelima sila Pancasila secara berurutan dengan benar.
  3. Menunjukkan sikap hormat yang benar terhadap lambang negara, misalnya saat upacara bendera.
  4. Memberikan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan pengamalan Pancasila.

🦅 Mengapa Garuda Dipilih Sebagai Lambang Negara?

🦅

Burung Garuda dipilih karena merupakan burung yang gagah dan kuat, melambangkan kekuatan dan kejayaan bangsa Indonesia. Warna keemasan pada Garuda melambangkan kejayaan dan keagungan. Garuda menoleh ke arah kanan, yang dalam banyak budaya melambangkan kebaikan.

📜 Bunyi Kelima Sila Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

💬 Ayo hafalkan dan ucapkan bersama-sama setiap hari Senin saat upacara bendera!

🙋 Sikap yang Benar terhadap Lambang Negara

  • Berdiri tegak dan hormat saat mengikuti upacara bendera.
  • Mengucapkan Pancasila dengan sungguh-sungguh dan suara yang jelas.
  • Menjaga kebersihan dan tidak mencoret-coret gambar lambang negara.
  • Menghormati bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

💫 Contoh Pengamalan Pancasila Sehari-hari

Berdoa sebelum dan sesudah belajar, sebagai wujud iman kepada Allah SWT.

⛓️

Membantu teman yang kesulitan tanpa membeda-bedakan.

🌳

Bermain bersama teman tanpa memilih-milih, agar tercipta persatuan.

🐂

Bermusyawarah saat memilih ketua kelas atau menentukan permainan bersama.

🌾

Berbagi bekal makanan dengan teman yang membutuhkan.

📝 Ayo Berlatih!

  1. Mengapa burung Garuda dipilih sebagai lambang negara Indonesia?
  2. Tuliskan bunyi sila ke-4 Pancasila!
  3. Bagaimana sikap yang benar saat upacara bendera?
  4. Berikan satu contoh pengamalan sila pertama Pancasila di sekolah!
  5. Mengapa kita harus menjaga dan menghormati lambang negara?
🔑 Klik untuk Lihat Kunci Jawaban

🌟 Mari kita cintai dan amalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas negeri Indonesia yang kita banggakan. 🌟


Senin, 27 Juli 2026

Kelas 2 Abu Hurairah, Materi Ajar Bahasa Indonesia dan Matematika

  Materi Ajar Bahasa Indonesia & Matematika

Nama Guru        : Amelia Anggraini, S.Pd.

Mata Pelajaran  : Bahasa Indonesia Matematika

Hari/ Tanggal     : Selasa / 28 Juli 2026

Kelas                  : Kelas 2 Abu Hurairah

Bab/Materi Ajar        : 

Bab 1/ Mengenal perasaan

Bab 1/ Bilangan Cacah sampai dengan 50

TP / Kriteria Pembelajaran :  

Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar. 

Menghitung dan membaca banyak benda sampai dengan 50 dengan tepat.

Bahasa Indonesia

🌤️🕌

Pembukaan Pembelajaran

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh! 👋

Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kesayangan Ibu Guru! Sebelum belajar hari ini, yuk berdoa dulu bersama-sama.

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِي فَهْمًا

"Rabbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa"

Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah ilmu kepadaku dan berilah aku pemahaman yang baik." Aamiin. 🤲

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-'Alaq ayat 4, bahwa Allah mengajarkan manusia menulis dengan pena. Karena itu, kita perlu belajar menulis dengan baik dan benar, termasuk menggunakan huruf kapital pada tempatnya. Yuk, hari ini kita belajar menjadi anak sholih dan sholihah yang teliti dan rapi dalam menulis. 🌟

Yuk, sekarang kita mulai belajar! 🎉

📖 Ayo Belajar

Perhatikan Dua Kalimat Ini

❌ BELUM TEPAT
budi pergi ke bandung.
✅ SUDAH TEPAT
Budi pergi ke Bandung.

Coba perhatikan, kalimat sebelah kanan terlihat lebih rapi dan benar, bukan? Itu karena ada huruf kapital (huruf besar) yang digunakan pada tempat yang tepat. Yuk, kita pelajari kapan huruf kapital digunakan!

🔠 Tiga Aturan Penting

Kapan Huruf Kapital Digunakan?

1
Awal Kalimat
Huruf pertama di awal kalimat harus kapital. Contoh: "Ani bermain di taman."
2
Nama Orang
Setiap nama orang diawali huruf kapital. Contoh: "Aku berteman dengan Rudi."
3
Nama Tempat
Nama kota, desa, atau tempat diawali huruf kapital. Contoh: "Kami tinggal di Surabaya."
✏️ Latihan Soal

Yuk, Coba Sendiri!

1
Memperbaiki Kalimat

Perbaiki penulisan kalimat berikut dengan huruf kapital yang tepat: "siti bermain di rumah nenek."

Perbaikan: ____________________________
2
Menulis Nama Sendiri

Tuliskan namamu sendiri dengan huruf kapital yang benar pada huruf pertamanya!

Namaku: ______
3
Memilih Kalimat yang Benar

Manakah penulisan kalimat yang sudah menggunakan huruf kapital dengan tepat?

A. dito tinggal di kota semarang.
B. Dito tinggal di Kota Semarang.
C. Dito tinggal di kota semarang.
Jawaban yang tepat = ______
4
Menulis Nama Kota

Tuliskan nama kota tempat tinggalmu dengan huruf kapital yang benar pada huruf pertamanya!

Nama kotaku: ______
5
Melengkapi Kalimat Rumpang

Lengkapi kalimat berikut dengan huruf kapital yang tepat di awal kata yang bergaris bawah: "___eni membeli buku di toko ___urniawan."

Kalimat lengkap: ____________________________

📌 Kesimpulan

  • Huruf kapital digunakan pada tiga tempat utama: awal kalimat, nama orang, dan nama tempat.
  • Menggunakan huruf kapital dengan tepat membuat tulisan kita lebih rapi dan mudah dibaca.
  • Sebelum menulis, biasakan untuk memeriksa kembali apakah huruf kapital sudah digunakan pada tempat yang benar.
  • Semakin sering berlatih, semakin terbiasa kita menulis kalimat dengan huruf kapital yang tepat!

Matematika

llah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Maryam ayat 93–94, bahwa Allah telah menghitung jumlah seluruh makhluk-Nya dengan hitungan yang sangat teliti. Hari ini kita akan belajar mengelompokkan bilangan dengan teliti dan rapi, seperti seorang anak sholih dan sholihah yang tertib dalam belajar. 🌟

Yuk, sekarang kita mulai belajar! 🎉

📖 Ayo Belajar

Bagaimana Jika Kartu Ini Dikelompokkan?

Perhatikan kartu-kartu bilangan berikut ini. Bisakah kamu mengelompokkannya menjadi beberapa kelompok?

1227458331950

Ada banyak cara untuk mengelompokkan bilangan-bilangan di atas, misalnya berdasarkan banyak angkanya, besar-kecilnya, atau apakah bilangan itu genap atau ganjil. Yuk, kita pelajari satu per satu!

🗂️ Cara Mengelompokkan

Empat Cara Mengelompokkan Bilangan

1️⃣2️⃣

Bilangan satu angka dan dua angka — contoh: 8 adalah bilangan satu angka, sedangkan 27 adalah bilangan dua angka.

⚖️

Bilangan kurang dari 25 dan lebih dari 25 — contoh: 12 termasuk kurang dari 25, sedangkan 33 termasuk lebih dari 25.

👫

Bilangan genap dan ganjil — bilangan genap habis dibagi 2 (2, 4, 6, ...), bilangan ganjil tidak habis dibagi 2 (1, 3, 5, ...).

🔟

Kelompok puluhan — bilangan dikelompokkan menjadi 1–10, 11–20, 21–30, 31–40, dan 41–50.

Contoh: Mengelompokkan Bilangan Genap dan Ganjil 👫

🟢 Bilangan Genap
81250
🟠 Bilangan Ganjil
27451933
🎮 Ayo Bermain

Permainan "Sortir Bilangan"

🃏📦

Kartu-kartu bilangan akan diacak, lalu setiap murid berlomba mengelompokkan dan menempelkannya pada papan kelompok yang sesuai (misalnya papan "Genap" dan papan "Ganjil"). Siapa yang paling tepat dan cepat mengelompokkan kartunya? 🏆

✏️ Latihan Soal

Yuk, Coba Sendiri!

1
Satu Angka atau Dua Angka

Kelompokkan bilangan berikut menjadi "satu angka" dan "dua angka": 5, 14, 9, 38

Satu angka = ______   |   Dua angka = ______
2
Kurang dari 25 atau Lebih dari 25

Kelompokkan bilangan berikut menjadi "kurang dari 25" dan "lebih dari 25": 18, 41, 22, 47

Kurang dari 25 = ______   |   Lebih dari 25 = ______
3
Genap atau Ganjil

Manakah dari bilangan berikut yang termasuk bilangan genap: 16, 21, 30, 25?

Bilangan genap = ______
4
Kelompok Puluhan

Bilangan 34 termasuk ke dalam kelompok puluhan yang mana?

Bilangan 34 masuk kelompok puluhan = ______ (contoh: 31–40)
5
Menjelaskan Alasan

Menurutmu, mengapa bilangan 40 termasuk bilangan genap dan bukan bilangan ganjil? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

Alasanku: ____________________________

📌 Kesimpulan

  • Bilangan dapat dikelompokkan berdasarkan berbagai aturan, seperti banyak angka, besar-kecil bilangan, genap-ganjil, atau kelompok puluhan.
  • Bilangan genap adalah bilangan yang habis dibagi 2, sedangkan bilangan ganjil tidak habis dibagi 2.
  • Mengelompokkan bilangan membantu kita memahami dan mengurutkan bilangan dengan lebih terstruktur dan rapi.
  • Semakin sering berlatih mengelompokkan, semakin cepat dan tepat kita mengenali pola bilangan!