Senin, 31 Agustus 2026

Materi Ajar Matematika

  Identitas

Nama Guru        : Amelia Anggraini, S.Pd.

Hari/ Tanggal      : Senin/ 1 September 2026

Fase/Kelas           : A/Kelas 2 Abu Hurairah

Mata Pelajaran   : Matematika

Materi                  : Bab 2 Mengenal Dasar Pengurangan: Sisa atau Selisih

Pertemuan ke       : 3

                                  

📚 Kelas 2 • Matematika • Bab 2

Mengenal Dasar Pengurangan:
Sisa atau Selisih 🍬

Pertemuan ke-3 • SD Al Azhar 1 Bandar Lampung • Kelas 2 Abu Hurairah


🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Merujuk pada Capaian Pembelajaran Matematika Fase A (Kelas 1-2) yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, elemen Bilangan menyebutkan bahwa pada akhir Fase A, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Pada elemen Aljabar, peserta didik juga diharapkan memahami makna simbol matematika "=" dalam kalimat matematika terkait penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah menggunakan gambar/benda konkret.

Pertemuan ke-3 ini menjadi pijakan awal murid untuk memahami makna pengurangan sebelum masuk ke teknik berhitung bersusun (meminjam) pada pertemuan berikutnya.


🌟 Tujuan Pembelajaran

Hari ini, murid diharapkan dapat memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret. Tujuan ini dicapai melalui rangkaian kegiatan belajar yang dirancang agar berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Berikut rinciannya:

🧘 Mindful (Berkesadaran)

  • Membaca dan mentadaburi Al-Qur'an Surah Maryam ayat 93-94 sebelum belajar, menyadari bahwa Allah Maha Teliti menghitung segala sesuatu.
  • Kegiatan refleksi di akhir pembelajaran: murid diajak menyadari bagian mana yang masih membingungkan dari konsep sisa dan selisih.

💡 Meaningful (Bermakna)

  • Mengaitkan pengurangan dengan cerita nyata: "Siti punya 15 permen, diberikan 6 ke adiknya" dan menghitung sisa uang jajan atau sisa kue di rumah.
  • Diskusi kelompok membandingkan dua jumlah benda (selisih), misalnya selisih tinggi badan dua teman, sehingga murid paham manfaat berhitung dalam kehidupan sehari-hari.

🎉 Joyful (Menyenangkan)

  • Menonton video pembelajaran bergambar tentang pengurangan.
  • Bermain langsung dengan benda konkret (manik-manik, kelereng, gambar apel) untuk menemukan sisa dan selisih.
  • Permainan kelompok "Ambil Benda!" — murid saling memberi kelereng ke teman lalu menghitung sisanya sambil tertawa dan berdiskusi seru.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Tujuan pembelajaran hari ini dipecah menjadi tahapan kegiatan berikut, agar murid membangun pemahaman secara bertahap:

  1. Membangun pengalaman awal — murid mengamati langsung 10 apel yang diambil sebagian, lalu bercerita tentang permen Siti untuk memancing rasa ingin tahu tentang "sisa".
  2. Memahami konsep (konseptual) — murid mengamati 15 manik-manik yang diambil 6, lalu mengenal dua makna pengurangan: sisa (benda diambil sebagian) dan selisih (membandingkan dua jumlah).
  3. Memahami cara menuliskan (prosedural) — murid berlatih mengubah situasi/cerita nyata menjadi kalimat matematika pengurangan, misalnya 15 − 6 = 9.
  4. Mengaplikasikan dalam kelompok — murid mempraktikkan pengurangan dengan benda konkret berkelompok dan bermain "Ambil Benda!".
  5. Merefleksikan pemahaman — murid menjelaskan perbedaan sisa dan selisih dengan kata-katanya sendiri serta memberi contoh dari kehidupan sekitar.

📖 Materi: Mengenal Dasar Pengurangan (Sisa atau Selisih)

Pengurangan bukan hanya soal "angka dikurangi angka", tetapi punya dua makna yang perlu dipahami murid sejak dini:

1. Pengurangan sebagai "Sisa" — terjadi ketika ada sejumlah benda, kemudian sebagian diambil atau dipakai, dan kita ingin tahu berapa yang tertinggal. Contoh: Made mempunyai 10 kue, dimakan 4 kue oleh kakaknya, sisa kue Made adalah 10 − 4 = 6 kue.

2. Pengurangan sebagai "Selisih" — terjadi ketika kita membandingkan dua jumlah untuk mengetahui mana yang lebih banyak dan berapa bedanya. Contoh: tinggi tongkat Andi 18 cm dan tongkat Budi 12 cm, maka selisih tinggi keduanya adalah 18 − 12 = 6 cm.

Kedua makna ini sama-sama ditulis dengan tanda kurang (−), namun situasinya berbeda: sisa berhubungan dengan "diambil dari satu kelompok", sedangkan selisih berhubungan dengan "membandingkan dua kelompok".

💬 Contoh dekat dengan keseharian anak:
• Uang jajan Rian Rp10.000, dibelikan bakso Rp7.000, sisa uang Rian = 10.000 − 7.000 = Rp3.000 (contoh sisa).
• Kakak berusia 12 tahun, adik berusia 7 tahun, maka selisih usia mereka = 12 − 7 = 5 tahun (contoh selisih).


🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Materi ini cocok diajarkan menggunakan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang mengaitkan pengurangan dengan pengalaman nyata murid, dipadukan dengan Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning) agar murid aktif dan senang bereksplorasi dengan benda konkret.

Metode yang digunakan: demonstrasi (guru mencontohkan dengan benda konkret), tanya jawab, diskusi kelompok kecil, praktik langsung, dan permainan edukatif "Ambil Benda!".


🧸 Media dan Alat Peraga

  • Benda konkret: kelereng, manik-manik, lidi, gambar/tiruan buah apel
  • Kartu bilangan
  • Lembar kerja murid
  • Papan tulis
  • LCD/Televisi untuk menampilkan video pembelajaran
  • Buku Cerdas Matematika Masmedia Kelas 2 Bab 2

🕌 Pembukaan

Sebelum belajar, murid membaca Al-Qur'an Surah Maryam (19) ayat 93-94, yang artinya kurang lebih: tidak ada satu makhluk pun di langit dan di bumi kecuali akan datang kepada Allah Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba, dan Allah telah menghitung jumlah mereka semua dengan hitungan yang sangat teliti.

Guru mengaitkan makna ayat ini dengan pembelajaran: jika Allah saja Maha Teliti dalam menghitung, maka kita pun perlu belajar berhitung dengan teliti dan benar. 🌙


🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pengantar, ananda dapat menonton video pembelajaran tentang pengurangan berikut ini bersama Ayah/Bunda di rumah (guru dapat menyesuaikan dengan video pilihan lain sesuai kebutuhan kelas):

▶ Tonton Video Pembelajaran Pengurangan

Setelah menonton video, berikut penjelasan singkatnya untuk dibaca kembali di rumah:

Pengurangan itu seperti saat kita mengurangi jumlah barang atau membandingkan dua kelompok barang. Kalau ada 15 manik-manik lalu diambil 6, yang tertinggal disebut sisa, ditulis 15 − 6 = 9. Kalau kita membandingkan dua kelompok, misalnya tinggi dua tongkat, bedanya disebut selisih. Semakin sering dilatih dengan benda-benda di sekitar rumah (permen, uang jajan, mainan), ananda akan semakin lancar memahami konsep ini. 🍭


📝 Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahaman ananda dengan latihan soal berikut ini! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda (10 Soal)

  1. Doni mempunyai 8 balon, 3 balon meletus. Berapa sisa balon Doni?
    A. 4   B. 5   C. 6
  2. Ibu memiliki 6 telur, digunakan 2 untuk membuat kue. Berapa sisa telur Ibu?
    A. 4   B. 3   C. 5
  3. Ada 9 kue di piring, Ayah memakan 4 kue. Berapa sisa kue di piring?
    A. 3   B. 6   C. 5
  4. Kalimat matematika yang tepat untuk "Rani punya 15 pensil, ia memberikan 6 kepada temannya" adalah...
    A. 15 + 6 = 21   B. 15 − 6 = 9   C. 6 − 15 = 9
  5. Pengurangan yang digunakan untuk membandingkan dua jumlah dan mencari bedanya disebut...
    A. menjumlahkan dua benda   B. selisih   C. mengalikan dua angka
  6. Panjang pensil Rina 14 cm dan pensil Doni 9 cm. Berapa selisih panjang kedua pensil itu?
    A. 5 cm   B. 6 cm   C. 4 cm
  7. Kalimat matematika yang benar untuk "sisa 20 kelereng setelah diberikan 8 kepada adik" adalah...
    A. 8 − 20 = 12   B. 20 + 8 = 28   C. 20 − 8 = 12
  8. Pak Made memiliki 50 mangga. Ia menjual sebagian sehingga sisanya 23 mangga. Berapa mangga yang telah dijual Pak Made?
    A. 27   B. 26   C. 73
  9. Umur kakak 17 tahun dan umur adik 9 tahun. Berapa selisih umur mereka?
    A. 9 tahun   B. 7 tahun   C. 8 tahun
  10. Sebuah toko memiliki 45 buku. Setelah terjual, sisa buku menjadi 18. Kemudian toko menambah stok 6 buku baru. Berapa jumlah buku sekarang?
    A. 21   B. 24   C. 29

B. Isian Singkat (5 Soal)

  1. 7 − 2 = ....
  2. Made mempunyai 10 kue, dimakan 4, sisa kue Made adalah .... buah.
  3. Selisih antara 16 dan 9 adalah ....
  4. Kalimat matematika dari "Toni punya 18 kelereng, diberikan 5 kepada Budi" adalah .... − .... = ....
  5. Bu Wati memiliki 40 apel. Setelah dijual, sisa apel menjadi 27. Banyak apel yang terjual adalah .... buah.

C. Esai (5 Soal)

  1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa yang dimaksud dengan "sisa" dalam pengurangan! Berikan satu contoh dari kehidupan sehari-harimu.
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan "selisih" dalam pengurangan, dan bagaimana bedanya dengan "sisa"?
  3. Made memiliki 14 kelereng dan Rian memiliki 9 kelereng. Tuliskan kalimat matematika untuk mencari selisih kelereng mereka, lalu hitung hasilnya!
  4. Ibu membeli 25 telur. Ia menggunakan beberapa telur untuk membuat kue sehingga tersisa 11 telur. Tuliskan kalimat matematikanya, lalu hitung berapa telur yang digunakan Ibu!
  5. Buatlah satu soal cerita pengurangan sendiri (boleh tentang sisa atau selisih) menggunakan bilangan sampai 30, lengkap dengan kalimat matematika dan jawabannya!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. B   2. A   3. C   4. B   5. B   6. A   7. C   8. A   9. C   10. B

Isian Singkat:
1. 5   2. 6 buah   3. 7   4. 18 − 5 = 13   5. 13 buah

Esai (acuan penilaian, bukan jawaban tunggal):
1. "Sisa" adalah jumlah yang tertinggal setelah sebagian benda diambil/dipakai (contoh murid bebas, misalnya sisa uang jajan).
2. "Selisih" adalah hasil membandingkan dua jumlah untuk mencari bedanya, sedangkan "sisa" adalah hasil mengambil sebagian dari satu kelompok benda.
3. 14 − 9 = 5.
4. 25 − 11 = 14 (Ibu menggunakan 14 telur).
5. Soal cerita bebas sesuai kreativitas murid, dinilai dari kesesuaian kalimat matematika dan ketepatan jawaban.


✨ Kesimpulan

Hari ini murid kelas 2 belajar bahwa pengurangan memiliki dua makna penting: sisa (yang tertinggal setelah diambil) dan selisih (perbandingan dua jumlah). Dengan bantuan benda konkret, permainan, dan cerita sehari-hari, murid diajak memahami konsep ini secara berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan sebelum melangkah ke teknik pengurangan bersusun dengan meminjam pada pertemuan berikutnya.


📋 Kesimpulan Pengajaran (Catatan Guru)

🔸 Kendala Pembelajaran

🔸 Tindak Lanjut

🔸 Siswa yang Paham dan Belum Paham

Sudah paham: ______________________________________

Belum paham: ______________________________________

🌸 Semoga bermanfaat, sampai jumpa di pertemuan berikutnya! 🌸