Minggu, 01 Februari 2026

Materi Ajar, Senin 2 Februari 2026

 MATERI AJAR Bahasa Indonesia


Hari / Tanggal                  :  Senin  / 2 Februari 2026

Mapel                              :  Bahasa Indonesia

Materi                      :  Mengenal dan Menghargai Perbedaan, Menghargai Barang Kepunyaan Orang Lain, serta Berkomunikasi dengan Baik dan Sopan.

CP                                       : 

Menyimak

·         Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Membaca dan Memirsa

·      Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

·         Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

Menulis    

·         Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman





Assalamualaikum Anak Sholih dan Sholihah…

Hari ini kita akan melaksanakan Sumatif harian yaaaa😍

Materi sumatif harian hari ini adalah…

1. Memahami isi cerita Fabel

Contoh soal:

Fabel adalah contoh cerita yang diperankan oleh….

2. Tanda Koma

Contoh Soal:

Tanda koma diletakan untuk …… beberapa unsur.

3. 4 Kata Ajaib

Cotony soal:

Saat kita melakukan kesalahan sebaiknya kita…..



Semangat anak sholih dan sholihah😍

Semoga lancar sumatif harian hari iniii..

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh



Kamis, 29 Januari 2026

Materi Ajar, Jum’at 30 Januari 2026

                                     MATERI AJAR Bahasa Indonesia


Hari / Tanggal           :  Jum’at / 30 Januari 2026

Mata Pelajaran           :  Bahasa Indonesia

Materi                    :  Mengenal dan Menghargai Perbedaan, Menghargai Barang Kepunyaan Orang Lain, serta Berkomunikasi dengan Baik dan Sopan.

CP                                : 

Menyimak

·         Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Membaca dan Memirsa

·      Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

·         Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

Menulis    

·         Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.






·         Ucapkan kata-kata ajaib yang ada di Buku Siswa dengan lantang, lalu minta peserta didik menirukannya.

·         Tekankan perbedaan cara mengucapkan kata-kata tersebut.

·         Tanyakan pernah atau tidaknya peserta didik mendengar kata-kata tersebut.

·         Tanyakan kepada para peserta didik, mereka tahu atau tidak tentang konteks penggunaan kata-kata tersebut.

·         Beri penjelasan tentang penggunaan kata tersebut satu per satu jika diperlukan.

-        Kata tolong digunakan untuk meminta bantuan atau memperhalus kalimat perintah.

Contoh: “Tolong tutup pintu itu.”

-        Kata terima kasih digunakan setelah menerima bantuan atau pemberian orang lain.

Contoh: “Terima kasih sudah memberiku kue.”

-        Kata permisi/ maaf digunakan untuk meminta izin secara sopan.

Contoh: “Permisi, Bu, saya hendak pergi ke toilet.”

“Maaf, Pak, bolehkah saya bertanya tentang bacaan?”

-        Kata silakan digunakan untuk memberi izin secara sopan.

Contoh: “Silakan masuk lebih dahulu.”

-        Kata maaf digunakan untuk meminta maaf setelah melakukan kesalahan.

Contoh: “Maaf karena saya terlambat masuk.”



·         Ucapkan satu kata ajaib, lalu minta peserta didik menirukannya.

·         Satu demi satu tambah jumlah kata ajaib yang Anda ucapkan sekaligus.

Misal: tolong, silakan, terima kasih, permisi, maaf, silakan, tolong.

·         Lakukan kegiatan ini selama lima hingga sepuluh menit.

·         Anda bebas menentukan jumlah kata ajaib sesuai kemampuan peserta didik di kelas Anda.

·         Anda dapat melakukan beberapa alternatif untuk permainan ini, antara lain: meminta peserta didik menirukan urutan kata ajaib secara bergiliran; memilih peserta didik yang lebih dahulu mengangkat tangan untuk menirukan urutan kata ajaib; mengizinkan seisi kelas menjawab bersama-sama.





·         Mintalah peserta didik bekerja bersama seorang teman.

·  Minta setiap pasangan memilih satu kartu peran, lalu membuat percakapan menggunakan kata-kata ajaib.

·         Setiap tokoh dalam percakapan mengucapkan sedikitnya dua kalimat.

Berkelilinglah untuk memeriksa hasil kerja tiap pasangan dan memastikan hal tersebut.

·         Jika ada pasangan yang belum memenuhi kriteria yang telah ditentukan, beri mereka waktu khusus untuk memperbaiki.

·         Minta setiap pasangan mencatat percakapannya di kertas agar bisa digunakan untuk berlatih dan saat peragaan.

·         Minta setiap pasangan bergiliran memeragakan percakapan masing-masing di depan kelas



Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..


Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Rabu, 28 Januari 2026

Materi Ajar, Kamis 29 Januari 2026

                MATERI AJAR SENI RUPA

  

Hari / Tanggal                   :  Kamis/ 29 Januari 2026

Kelas                                 :  2 Abu Hurairah

Media                            :  Video


Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.

·      

     Kolase dari Kertas

Ayo, membua membuat kolase dengan menempel.

Lakukan percobaan teknik menempel.

Bahannya dari kertas.

Jenis kertanya origami atau berwarna.

Buatlah karya kolase yang menarik.

Lihat gambar atau video di bawah ini.

Ikuti petunjuk guru!



Alat dan Bahan

1.      Kertas HVS

2.      Kertas origami

Langkah Kerja

1. Siapkan alat dan bahan.


Tunjukkan kamu anak kreatif!


1.      Potonglah kertas origami.
Tempelkan contoh pola di samping.

2.      Lakukanlah dengan mandiri!

3.      Kumpulkan va yamu pada gunu
Seluruh karya akan di paiang
di kelas!

 

Berkreasi dengan Kolase

Membuat karya kolase sangat mudah.

Kamu dapat membuat dengan bahan di sekitarmu.

Buatlah pola dengan spidol di kertas.

Beri lem pada pola.

Tempelkan bahan yang sudah dipotong pada pola.





Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..

Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Selasa, 27 Januari 2026

Materi Ajar, Rabu 28 Januari 2026

 MATERI AJAR

MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN PANCASILA

  

Hari / Tanggal                 :  Rabu / 28 Januari 2026

Kelas                                 :  2 Zubair bin Awwam 

Mata Pelajaran                 :  Matematika

Materi                                :  Pecahan

Media                            :  Video

CP                                       : 

Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.

 

TP                                :  

Mengenali makna dan menggunakan representasi bilangan pecahan menggunakan benda konkret.

Mengetahui pecahan sederhana seperti 

 MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN 

Banyak kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan.
Perhatikan contoh berikut! 
Nina membeli 2 potong roti. 
Setiap potong dibagi menjadi 2 bagian sama besar. Setengah bagian roti diberikan kepada Lani. Sisanya dimakan sendiri oleh Nina. Berapa potong roti yang dimakan Nina?
Penyelesaian : Perhatikan gambar berikut!


LATIHAN
 





Mapel                            :  Pendidikan Pancasila

Materi                                 :  

1.       Ayo berkenalan dengan orang dalam Keluargaku dan benda di Rumahku

2.       Aku suka berbagi dan tolong menolong

CP                                       : 

Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan  kepercayaan di lingkungan rumah  dan sekolah.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.


Perhatikan gambar berikut!



Tahukah kamu makna semboyan Negara Indonesia?

Negara Indonesia mempunyai semboyan yaitu Bhineka Tunggal Ika

Kebhinekaan berarti kita beragam dan berbeda.

Tetapi keberagaman dan perbedaan itu bukan untuk di cela, dihina dan dimusuhi.

Keberagaman mengharuskan kita untuk hidup dalam kerukunan.

Meskipun berbeda agama, kita tetap berteman.

Meskipun berbeda suku, kita tetap berteman.

Dengan kita berteman dengan siapa saja, kita dapat memperluas persahabatan, dan kita bisa saling tolong menolong.

Bhineka Tunggal Ika dapat ditemukan dalam Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.

Bhinneka artinya beragam. Tunggal artinya Satu Ika artinya beragam yang satu.

Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua.

Artinya, walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, budaya, adat, Bahasa dan lainlain, namun tetap satu kesatuan sebangsa dan setanah air.

Bhinneka Tunggal Ika diusulkan oleh Muhammad Yamin kepada Ir.Soekarno agar dijadikan semboyan negara.




Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..

Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.